Bupati Aliong Mus Resmikan Pelabuhan Lede

Peresmian Pelabuhan Lede.

TALIABU – Bupati Pulau Taliabu, Maluku Utara, Aliong Mus, meresmikan Pelabuhan Lede di Kecamatan Lede, Jumat (26/5) sore. Peresmian ini dipadati ribuan warga yang ingin menyaksikan berlabuhnya kapal Al Sudais sebagai kapal pertama yang berlabuh di pelabuhan tersebut.

Bupati Aliong dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Lede yang hadir pada kesempatan ini.

“Saya tidak menyangka bahwa kegiatan ini dipadati masyarakat sebanyak ini,” ujarnya.

Hari ini, kata Aliong, Pelabuhan Lede yang terletak di Tanjung Laleo sudah selesai dibangun dan bisa dimanfaatkan masyarakat. Di mana pelabuhan dan kapal sangat dibutuhkan masyarakat untuk mendukung aktivitas dan mobilitas sehari-hari, menyeberang dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain, meningkatkan konektivitas antarkecamatan dan antarkabupaten.

“Untuk memperlancar konektivitas ini, Kementerian Perhubungan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2022 memberikan anggaran kepada Pemerintah Pulau Taliabu melalui Dinas Perhubungan untuk membangun beberapa pelabuhan di antaranya Pelabuhan Lede yang sesaat lagi akan diresmikan,” ungkap Aliong.

Baca Juga:  Gagas Peningkatan Ekonomi Lewat AZIK, Reformer Nuryadin Libatkan Wartawan

Menurutnya, proses pembangunan yang dilakukan saat ini secara bertahap demi memenuhi kebutuhan masyarakat Pulau Taliabu. Untuk itu, keberadaan pelabuhan ini sangat penting.

“Karena selama ini kita lihat masyarakat harus antrian untuk naik ke atas kapal dengan menggunakan papan sebagai tempat pijakan. Alhamdulillah dengan selesainya tahapan pekerjaan sampai proses peresmian Pelabuhan Lede ini kapal akan lebih mudah bersandar dan masyarakat juga mudah berlalulalang ke atas kapal dengan tentunya memperhatikan standar keselamatannya,” akunya.

Baca Juga:  Pemda Taliabu Gelar Upacara Hari Pahlawan

“Pada kesempatan ini juga saya menyampaikan bahwa momen peresmian ini merupakan momen luar biasa dan insha Allah menjadi rahmat bagi kita semua, karena setelah diresmikan tentunya para tamu Allah atau calon jamaah haji asal Pulau Taliabu akan bersandar di Pelabuhan Lede setelah meninggalkan Pelabuhan Bobong,” tambahnya.

Untuk itu, Aliong berharap dengan beroperasinya pelabuhan ini akan mendukung segala aspek kehidupan masyarakat terutama keberadaan destinasi pariwisata di Tanjung Laleo dengan hamparan pasir putihnya dan tentunya diharapkan kepada masyarakat untuk menjaganya dengan baik.

Baca Juga:  22,22 Persen Anak Dari Lima Provinsi Belum Imunisasi Polio

Sementara itu, Kadis Perhubungan Pulau Taliabu, Irwan Mansur, mengatakan Pelabuhan Lede tercatat dalam Keputusan Menteri Perhubungan KP 432 Tahun 2017 tentang Rencana Induk Pembangunan Nasional.

“Pelabuhan Lede merupakan pelabuhan pengumpan lokal yang mengalami rusak berat, hanya tersisa pondasi cause way. Oleh karena itu melalui kebijakan Bupati Pulau Taliabu telah membuat program untuk merehabilitasi melalui dana alokasi khusus (DAK) tahun 2022,” ujarnya.

Baca Juga:  Reformer Samin Marsaoly Gagas Inovasi Pengembangan Dunia Parawisata

Pelabuhan Lede dibangun mulai dari Rehabilitasi Cause Way dengan nilai kontrak Rp 942.121.684, Rehabilitasi Trestle dengan nilai kontrak Rp 1.357.710.115, Rehabilitasi Dermaga dengan nilai kontrak Rp 3.218.888.382, Rehabilitasi Gedung Terminal dengan nilai kontrak Rp 1.422.359.410, dan Rehabilitasi Kelengkapan Dermaga dengan nilai Rp 330.000.000.

“Total Anggaran Rehabilitasi Pelabuhan Lede adalah sebesar Rp 7.271.079.591,” pungkasnya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *