oleh

Gelar Syukuran HUT Ke 13, Gerindra Malut Terget Menang di Tahun 2024

Pemotongan tumpeng di HUT partai Gerindra ke 13 oleh Ketua DPD, Sahril Taher di dampingi seluruh pengurus kabupaten kota se Maluku Utara 

HALSEL – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar acara Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) partai Gerindra ke 13 pusatkan di kabupaten Halmahera Selatan, Sabtu (6/02/21).

Syukuran itu dengan memberikan santunan kepada puluhan warga kurang mampu dan anak yatim dihadiri oleh jajaran pengurus partai Gerindra kabupaten kota se Provinsi Maluku Utara dari berbagai tingkatan.

Ketua DPD Partai Gerindra Malut, Sahril Taher mengungkapkan perjalanan partai Gerindra di Maluku Utara 13 tahun yang lalu sangat panjang.

“Perjalanan panjang partai Gerindra di Maluku Utara sangat mengalami kenaikan yang terus membaik dari tahun ke tahun,” katanya.

Hari ini menjadi perjuangan kita, karena mampu menambah kursi berkat kerja semua pihak yang mendukung kita semua. Selama 13 Tahun Gerindra bertarung dikancah politik Maluku Utara mampu menyumbang 18 kursi Kabupaten Kota mines Tikep dan 5 kursi di parlemen DPRD Provinsi sebagai wakil pimpinan.

“Saya mengapresiasi, bahwa kegagalan dalam meraih kursi adalah proses untuk menjadi lebih baik,” jelasnya.

Tanpa partai, lanjutnya, teman-teman tidak bisa duduk di gedung DPRD provinsi maupun kabupaten kota, artinya semua kader partai harus bekerjasama dan Kordinasi dengan DPC hingga tingkat bawah.

“Ulang tahun ke 13 harus bisa menjadi introfeksi diri, apa yang sudah kita perbuat untuk rakyat,” ucap Sahril yang juga wakil ketua DPRD Provinsi Malut ini.

Baca Juga:  Sandiaga: Ketersediaan Lapangan Kerja Sudah Masuk Level Pesimis

HUT ke 13 ini kata Sahril adalah merancang target kemenangan di Pileg dan Pilgub 2024 dengan menyusun program infrastruktur partai, ujarnya.

Penyerahan bingkisan kepada warga kurang mampu di HUT Gerindra oleh ketua DPD Sahril Taher bersama ketua DPC Gerindra Halsel Rosiana Syarif

Tantangan kedepan itu sangat berat, mohon untuk semua kader tidak merasa puas dengan apa yang sudah di dapat.

“Bentuk rasa syukur ini, tentu memberikan santunan kepada warga kurang mampu dan anak yatim. Kita bagikan rezeki kita kepada mereka. Mudah-mudahan santunan ini adalah untuk mencuci harta yang kita dapatkan,” ujarnya.

Kegiatan itu dilanjut dengan pemotongan tumpeng dan santunan kepada warga kurang mampu.

(Zyn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *