oleh

Kedatangan Dinkes Provinsi, Sejumlah OPD Pultab Pasang Badan Untuk Warga

-Daerah-1.371 views

TALIABU – Masa aksi yang terus berteriak meminta Tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Malut, apabila melaksanakan Rapid Test dan test Swab agar dikembalikan kepada masyarakat Pulau Taliabu, membuat Assisten 1 Setda Pulau Taliabu Ahmad Salawane dan Kadis Kesehatan Kuraisia Marsaoly, Sekertaris Tim Gustu Sutomo Teapon, Kasat Satpol PP da Damker, Haruna Masuku harus pasang badan untuk menjamin kalau kedatangan tim ini sama sekali tidak akan melaksanakan Rapid Test dan test Swab, melainkan melaksanakan evaluasi program pada Dinas Kesehatan Pulau Taliabu dan kegiatan lainnya.

Usai pemeriksaan tahap awal di tenda Tim Gustu kemudian para penjemput membawa empat orang tim Dinkes Provinsi ke sekretariatan Gustu dan diikuti para masa aksi melalui jalan protokol Desa Wayo. Di depan Sekretariatan sejumlah masa aksi meminta agar Tim Dinkes yang awal diketahui adalah tim Gustu Provinsi Malut ini diminta untuk kembali bila protokoler kesehatan tidak dilaksanakan.”Kami Minta di karantina 14 kalau tidak mereka harus kembali,”teriak masa aksi.

Mendapat Desakan, Assisten 1 Setda Pulau Taliabu Ahmad Salawane dan Kadis Kesehatan Kuraisia Marsaoly, menemui masa aksi  dan menjelaskan bahwa yang datang ini bukanlah Tim Gustu sebagaimana informasi yang beredar selama ini, empat orang tim yang datang ini adalah tim dinas Kesehatan yang akan melakukan pemeriksaan terhadap program triwulan pada dinas kesehatan Kabupaten.

”Mereka bukan tim Gustu melainkan Tim dari Dinkes bagian Pencegahan Penyakit Menular,” kata Ka Dinkes.

Selain itu, dirinya mengaku akan menjamin dan memperjuangkan keinginan warga pulau Taliabu, untuk tidak adanya pelaksanaan Rapid Test dan test Swab kepada masyarakat Pulau Taliabu.

”Saya jamin tak satu tetes Darah Warga Taliabu akan keluar dan bentuk Rapid test dan test Swab,” teriaknya yang kemudian disambut masa aksi.

Lebih jauh dirinya menguraikan kalau kedatangan tim ini membawah bantuan berupa obat dan melakukan sosialisasi terkait satgas covid-19 dalam bentuk pembagian buku, sesudah itu akan melakukan evaluasi triwulan di tiga puskesmas yakni Puskesmas Talbar Laut, Puskesmas Lede dan Pusksesmas Taltimsel.

”Sekali lagi saya jamin tidak akan ada darah keluar, karena mereka akan melaksanakan program di kantor Dinas Kesehatan dan Puskesmas,”paparnya. Seraya mengaku mereka juga akan dikarantina sebelum melaksanakan kegiatan selama tiga hari. (MG. 042)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *