Kunker Ke Pulau Makian, Bupati Sampaikan Ruas Jalan Sabale-Rabudayio Dibangun Tahun Ini

Bupati & rombongan saat Kunker Ke Kecamatan Makian Barat Sabtu tadi

HALSEL – Bupati Halmahera Selatan H Usman Sidik kembali melakukan kunjungan kerja (Kunker) , kali ini dipusatkan di desa Mateketen kecamatan Makian Barat, kunjungan kerja yang dikemas dalam bentuk silaturahmi ini sejumlah poin pembangunan dan pesan disampaikan oleh Bupati Halmahera Selatan untuk masyarakat kecamatan Makian Barat.

Bupati Usman Sidik yang didampingi oleh sejumlah pimpinan SKPD, ini nampak juga ketua DPW PKB Malut Jasri Usman, sesepuh Makayoa Dr Rivai Umar, Anggota DPRD Halsel Safri Talib.

Dalam kesempatan ini warga kecamatan Makian Barat berdialog langsung dengan Bupati, sejumlah masalah disampaikan warga dan langsung direspon baik oleh Bupati Usman Sidik.

Bupati Usman Sidik dalam kesempatan itu menyampaikan sejumlah program yang dilaksanakan pada tahun 2023 diantaranya pembangunan ruas jalan Sabale – rabudayio dengan besaran anggaran Rp 8 miliar, Bupati Usman juga menginstruksikan kepada dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang agar segera bangun Talud dibelakang mesjid desa Mateketen, Dispora juga segera merencanakan pembangunan lapangan bola kaki di desa Mateketen dan BPBD segera bangun Talud sungai di desa Bobawa dan pembangunan talud di Sabale serta perpustakaan SD di desa Sabale.

“Aspirasi ini segera ditindaklanjuti oleh dinas teknis, jika memungkinkan maka dibangun tahun ini dan jika tidak maka tahun depan harus dibangun,” tuturnya.

Mantan Wartawan senior TV ini juga memberikan warning kepada puskesmas dan para kepala desa yang ada di kecamatan Makian Barat terkait dengan pelayanan, untuk Puskesmas jangan lagi ada keluhan masyarakat tidak bisa berobat karena masalah anggaran, jika ada masyarakat yang sakit dan datang berobat segera layani jangan masalah administrasi menghambat masyarakat berobat.

Baca Juga:  Pembangunan Pasar Higenis Tahap II Bakal Dipindahkan ke Jalsel

Untuk kepala desa kata Usman, tidak bole ada hak hak warga seperti BLT dan honor para kaur dan RT itu dipotong. Bupati bahkan akan menindak tegas kepala kepala desa yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik,jika keluhan yang saya dapat maka sudah pasti ada sangsi berat untuk para petugas kesehatan dan kepala desa,” tegas Bupati dua periode ini.

Wabendum PKB pusat juga menguraikan kendala terkait dengan pembangunan jalan lingkar pulau Makian yang hingga saat ini, data di Kementerian Pekerjaan Umum dan Bappenas itu ada enam ruas jalan termasuk jalan keliling pulau Makian dan jembatan serta anggarannya sudah ada yakni Rp 108 miliar namun terkendala dengan AMDAL.

“Jika tidak ada AMDAL maka tahun ini tidak dapat dibangun lagi, kewenangan buat AMDAL itu ada di Pemerintah Provinsi Maluku Utara karena ruas jalan lingkar pulau makean adalah ruas jalan Provinsi,” Pungkasnya.

editor : ebamz
Peliput : ToxTam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *