Nasib 2 Panwascam Terpilih di Ujung Tanduk

“Jika Terbukti Bersalah Maka Dilakukan Pleno Pergantian”

Komisioner Bawaslu Halsel saat menggelar konfrensi Perss di kantor Bawaslu Halsel

HALSEL – Paska diumumkannya 90 orang yang lulus tes wawancara sebagai Panitia Pengawas Pemilihan tingkat kecamatan (Panwascam) pada Rabu (26/10/22) kemarin. Nampaknya tidak semulus yang dibayangkan, Bawaslu kabupaten Halmahera Selatan terburu buru mengumumkan hasil tes wawancara sehingga mantan calon legislative pada tahun 2019 lalu atas nama Yuldi Udin juga ikut diloloskan sebagai Panwascam terpilih Kecamatan Gane Timur Selatan. Bahkan Hajir Hamisi pernah dikenakan sangsi kode etik tahun 2019 pun juga ikut diloloskan sebagai Panwascam terpilih.

Menanggapi polimik pubik di Halsel beberapa hari ini, Bawaslu juga tidak tingal diam. Ketua Bawaslu Halsel Asman Jamel yang juga sebagai ketua Pokja pembentukan Panwascam langsung mengklarifikasi polimik tersebut, Asman Bersama Kordiv PPS Kahar Yasim juga Kordiv HPH dan Hubal Rais Kahar, kepada sejumlah wartawan menyampaikan untuk kedua Panwascam diduga bermasalah ikut lolos atas nama Hajir Hamisi dan Yuldi Udin akan ditindaklanjuti sesui ketentuan.

“Secara kelembagaan Bawaslu Halsel akan menindaklanjuti kententuan keputusan Bawaslu dengan nomor: 354/HK.01.00/K1/10/2022 tentang pedoman pelaksanaan pembentukan Panwaslu kecamatan dalam Pemilu serentak 2024. Namun sebelumnya kami koordinasi ke Bawaslu Provinsi dan Kamis hari ini kami akan melaksanakan klarifikasi kepada calon bersangkutan,” tegas Asman saat mengelar konfrensi perss diantor Bawaslu Halsel.

Kordiv Penanganan dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Halsel, Kahar Yasim menambahkan sesuai petunjuk Teknis (Juknis) pelantikan 90 Panwascam se Halmahera Selatan akan digelar pada tanggal 29 Oktober 2022, hanya saja setelah pengumuman kelulusan 90 Panwascam 27 Oktober kemarin ada beberapa laporan kepada peserta yang diduga bersamalah dan tidak memenuhi syarat sebagai penyelenggara, maka secara kelembagaan pihaknya akan melakukan klarifikasi kepada kedua peserta yang dianggap bersamalah sebagaimana diatur dalam Juknis.

Baca Juga:  Gunung Ibu Semburkan Abu, BPBD Bagikan 4.500 Masker

Sementara,Kordiv Hukum, Pencegahan dan Hubal (HPH) Rais Kahar, mengatakan polimik dimedia maupun laporan dari masyarakat jadi prioritas dan ditindaklanjuti.

“Hari ini (Kamis-red) kami undang anggota Panwascam yang bermasalah itu untuk dimintai klarifikasi. Jika terbukti bermasalah maka kami akan melakukan pleno pergantian (PAW sebelum pelantikan),” tegas Rais mengakhiri.

(Bz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *