oleh

Pecat Kades, Bahrain Kasuba Digugat ke PTUN Ambon

-Kabar Utama-2.513 views
Salinan Gugatan Penggugat Atas Nama Kamarudin Rahim Terhadap Bupati Halsel. [ Foto : IL/Fokus Malut ]

LABUHA – Mantan Kepala Desa Sekely, Kecamatan Gane Barat Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Kamarudin Rahim, menggugat Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan atau dalam hal ini Bupati Halsel, Bahrain Kasuba selaku tergugat, ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Ambon, Senin (4/11/2019)

Gugatan penggugat terkait keputusan Bupati Halmahera Selatan Nomor 193 Tahun 2019, tentang pemberhentian sementara Kepala Desa Sekely dan pengangkatan Pejabat Kepala Desa Sekely Kecamatan Gane Barat Selatan Kabupaten Halmahera Selatan, tanggal 18 Juli 2019, atas nama Kamarudin Rahim. Gugatan penggugat telah terdaftar di PTUN Ambon sejak tanggal 21 Oktober 2019, dengan nomor register: 39/G/2019/PTUN.ABN.

Kepada Media ini, Kamarudin Rahim mengatakan pemberhentian dirinya dari jabatan kepala desa oleh bupati Bahrain Kasuba cacat formal, prosedural maupun cacat kewenangan.

“Sesuai peraturan, pemberhentian kepala desa itu berdasarkan usulan dari BPD, tetapi disini tidak ada usulan dari BPD, tiba-tiba bupati memberhentikan,” tegas Kamarudin.

Terpisah, Kuasa hukum Penggugat Marnex Ferison Salmon, SH, menuturkan terkait dengan sidang besok, tanggal 5 November 2019, dia belum bisa komentar lebih dalam.

Pasalnya, sidang perdana besok masih dismisal atau pemeriksaan pendahuluan sebelum masuk pada pokok perkara.

“Biasanya dismisal itu majelis hakim memeriksa surat kuasa jika memakai pengacara dan pemeriksaan gugatan apakah sudah sesuai dengan format gugatan PTUN atau belum,” sebut Marnex saat dikonfirmasi via handphone, Senin (4/11/2019)

Kuasa hukum Penggugat juga memaparkan bahwa terkait objek perkaranya, bupati selaku Pejabat TUN sewenang-wenang dalam menerbitkan Objek TUN (SK) itu.

“Tidak bisa dibenarkan karena tidak ada satu aturan pun yang menjadi dasar dikeluarkannya objek itu,” singkatnya.

Sementara itu, Kabag hukum Pemda Halmahera Selatan, Ilham Abubakar saat dikonfirmasi juga belum bisa memberikan keterangan mendalam.

“Saya belum bisa berkomentar banyak karena sementara lagi di ambon dan konsentrasi full, besok menghadiri sidang,” tutupnya. [ IL Fcs ]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *