oleh

Pedagang Takjil diPultab Terapkan Physical Distancing

-Daerah-1.269 views

 

 

Kasat Satpol PP Pulau Taliabu Haruna Masuku | Photo: Ist

TALIABU – Pedagang takjil (makanan dan minuman buka puasa) dadakan di wilayah ibu kota Pulau Taliabu, terus menjadi perhatian pihak pemerintah. Pasalanya beberapa hari berjualan, para pedagang tidak mentaati sistem kebijakan physical distancing.

Namun, sejak Rabu (29/4) para pedagang takjil terutama di kompleks pasar malam mulai diawasi pihak Satpol PP agar kebijakan physical distancing dapat dilaksanakan agar supaya para penjual tidak berbondong (kumpul, red) dalam satu lokasi.

Bahkan, Kamis (30/4) sore kemarin, nampak sejumlah petugas satpol PP sibuk mengatur meja para pedagang untuk diberikan jarak. Bahkan, tak segan-segan mereka membantu melakukan penataan agar terhindar para pembeli juga ikut kebijakan physical distancing yang dilaksanakan jajaran pemerintah daerah yang tergabung dalam tim gugus tugas covid-19 dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona.”Kita hanya memberikan pengertian kepada para pedagang dan mereka juga mentaatinya,”kata Kasat Satpol PP Pulau Taliabu Haruna Masuku.

Dimana dalam penertiban para pedagang takjil dadakan tersebut langsung meminta ada jarak minimal 1 meter diantara pedagang lainnya.”Kami peduli kepada kesehatan dan keselamatan masyarakat, makanya setiap saat kami selalu berupaya menerapkan imbauan pemerintah serta terus menerus mensosialisasi dan mengedukasi masyarkat tentang virus corona yang cukup berbahaya itu,” ujarnya.

Dijelaskan Haruna, di wilayah Ibukota sendiri yang cukup ramai setiap menjelang berbuka puasa seperti sekarang ini menjadi perhatian serius Pemkab Pulau Taliabu. bahkan, selain menertibkan satpol juga mengimbau masyarakat menjalankan kebijakan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona. Mulai dari cuci tangan, pakai masker, hindari kerumunan, jaga jarak antar orang, dan sebagainya. (Al)

Baca Juga:  Kades di Halbar Bakal Dapat JKN-KIS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *