oleh

Peduli Terhadap Dunia Pendidikan, Harita Group Gelar Kelas Gembira Harita

suasana belajar mengajar “Kelas Gembira Harita”

HALSEL – Kepedulian terhadap dunia pendidikan, nampaknya betul betul ditujukan oleh Harita Nickel Division.

Kepedulian terhadap dunia pendidikan itu, bisa dilihat dari kerja sama Harita Nikel Devision dengan Provisi Education untuk mengadakan program peningkatan mutu pendidikan di Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan peduli pendidikan yang dilakukan oleh Harita Nikel Devision melalalui “Kelas Gembira Harita” pada tanggal 8 hingga 18 Mei lalu itu, merupakan kelas tambahan bagi para siswa SDN 217 Halsel yang sedang menjalani libur panjang selama bulan Ramadan. Melalui kelas ini, diharapkan semangat belajar siswa tetap terjaga dan pelajaran yang telah diberikan pada kelas reguler tidak terlupa karena adanya liburan tersebut.

“Meski tengah menjalani masa libur panjang, anak-anak terlihat antusias dalam mengikuti “Kelas Gembira Harita”. Hal ini disebabkan kegiatan di dalamnya jauh dari kata membosankan. Anak-anak dari kelas I-V menikmati serunya bermain sambil belajar dalam kelas yang berbeda sesuai dengan tingkatan masing-masing. Mereka bernyanyi, menari, menggambar, serta belajar membaca dan berhitung secara menyenangkan,”ungkap Sarita Rahmi Listya yang bertindak sebagai Program Officer Provisi Education.

Sarita mengatakan, “Kelas Gembira Harita” dapat menjadi kegiatan bermanfaat bagi para siswa dalam mengisi libur panjang mereka.

“Kelas ini diadakan karena sekolah libur selama satu bulan,”katanya,

Dengan adanya kelas ini, kata Sarita, anak-anak bisa melakukan kegiatan belajar yang mengasyikkan daripada terus bermain ataupun tidak melakukan apa-apa. Dalam kegiatan ini, terdapat dua guru bantu yang disediakan oleh Harita Nickel Division untuk mengajak anak-anak belajar bersama. Keduanya adalah Fenska Wakkay dan Nurhayati Hamaida.

“Mereka secara bersama-sama menyusun program menarik bagi sekitar 90 siswa SDN 217 Halmahera Selatan yang terlibat dalam “Kelas Gembira Harita,”katanya.

Sementara Fenska mengatakan, jika program ini tidak dilakukan, besar kemungkinan para siswa akan lupa tentang apa yang sudah dipelajari dalam kelas reguler.

“Terlebih lagi, tidak semua orang tua mau mengajak anak mereka untuk mengulang pelajaran di rumah masing-masing,”jelas Fenska

Para guru yang terlibat dalam kelas liburan ini, lanjut Fenska, memiliki tugas masing-masing. Fenska sendiri mempunyai tugas mengajak siswa kelas I dan II belajar matematika lewat bernyanyi bersama, melatih kemampuan membaca lewat metode menggambar, mewarnai, menebalkan huruf dan bermain kartu huruf. Fenska juga menangani kelas V dan mengajak siswanya mengenal konsep jarimatika agar lebih mudah memahami dan mengingat perkalian.

Sementara Nurhayati mengajak siswa kelas III dan IV mengenal konsep pecahan dengan memanfaatkan kue yang dapat dipotong menjadi beberapa bagian sebagai contoh dalam keseharian, sehingga proses belajar menjadi menyenangkan. Sementara itu, Sarita mengawasi seluruh kegiatan agar berjalan sesuai harapan dan sering kali membantu mengajar di berbagai kelas,”jelasnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini mendapat berbagai apresiasi dari orang tua murid. Mereka merasa kepedulian Harita Nickel Division terhadap pendidikan di Desa Kawasi semakin meningkat dari tahun ke tahun. Menanggapi sambutan yang begitu baik ini, maka “Kelas Gembira Harita” akan kembali diadakan pada bulan Juni mendatang dengan rangkaian kegiatan yang lebih beragam seperti mendongeng, menonton film dan berkarya bersama. Kegiatan ini juga rencananya akan melibatkan siswa-siswi dari SMPS Loji Permai dan SMAS Tunas Muda.

Kegiatan “Kelas Gembira Harita” hanyalah satu dari sekian banyak program yang dibentuk Harita Nickel Division bersama Provisi Education untuk mengimplementasikan School Development Program (SDP) di tiga sekolah yang berdekatan yaitu SDN 217 Halmahera Selatan, SMPS Loji Permai dan SMAS Tunas Muda. Dengan adanya upaya ini, diharapkan mutu pendidikan di Desa Kawasi semakin baik sehingga tercipta para penerus bangsa yang unggul dan kompeten.

 (Red)

Komentar