Proyek Multiyears Puluhan Miliar Terkendala Pembebasan Lahan

Pihak Rekanan Dirugikan 

Pekerjaan Trotoar dan lanskap tertunda akibat dari belum dilakukan pembebasan Lahan dilokasi proyek desa Labuha kecamatan Bacan kabupaten Halmahera Selatan

HALSEL – Proyek Pembangunan dan penataan kawasan strategis Ekonomi kota Labuha tengah dikerjakan. Namun, proyek yang digarap PT Cimendang Sakti Kontrakindo itu menemui kendala. Sebagian lahan belum dibebaskan. Meski demikian, PT Cimendang Sakti Kontrakindo mengklaim saat ini progres pengerjaannya terus berjalan. Proyek multiyears puluhan miliar itu harus tuntas dikerjakan.

Sekedar diketahui tahun ini pemerintah menyediakan 79 miliar lebih dalam satu paket Multiyears yakni Pembangunan dan penataan kawasan strategis ekonomi yang didalam terdapat beberapa sub item pekerjaan yaitu pembangunan pasar ikan babang, pengadaan sarana prasarana air bersih Pasar Babang, pembangunan terminal area pasar Babang dan pembangunan Perendistrian kota labuha termasuk penataan kawasan pantai yang itu dikerjakan oleh PT Cimendang Sakti Kontakindo.

Pantauan media ini beberapa alat berat berada di lokasi. Pekerja terus melakukan pemasangan trotoar dan lanskap. Sebagian pekerja merapikan pinggiran bahu jalan. Papan nama proyek juga ada dilokasi desa Labuha. 

Direktur Cabang PT Cimendang Sakti Kontrakindo Supratman Mumang kepada media ini mengatakan pembersihan, pengupasan lahan, pembentukan trotoar dan lanskap, timbunan terus dikerjakan.

Hanya saja Oman sapaan akrab Suparman Mumang mengungkapkan, ada sedikit kendala dalam pengerjaan proyek. Misalnya, terdapat pipa air PDAM di lokasi proyek. Namun, hal itu sudah dikoordinasikan dengan pihak PDAM dan itu sudah dilakukan perbaikan.

Baca Juga:  Empat Bulan Belum Gajian, PTT Tenaga Kesehatan Sambangi Kantor Dinkes Pultab

Kendala lainnya, sebagian lahan warga belum dibebaskan Pemerintah Panjangnya sekitar kurang lebih 100 meter. Namun hal tersebut menjadi tanggung jawab Pemerintah.

“Lahan ini berlokasi di desa Labuha, pemilik lahan tidak mau lahannya digarap karena menurut dia lahan belum dilakukan pembebasan,” ungkap Oman

Dengan masalah Lahan ini Pihaknya merasa dirugikan karena waktu pekerjaan harus dengan target yang diberikan oleh Pemerintah daerah ada batasnya. Sehingga pihaknya berharap pemerintah daerah dalam hal Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) segera menyelesaikan masalah ini agar lanjutan pekerjaan segera tuntas.

Menanggapi hal itu, Kabid Bina Marga PUPR Halsel Ridwan yang ditemui wartawan baru baru ini mengungkapkan terkait masalah lahan di lokasi proyek pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemilik lahan di sana. Hanya saja kata Ridwan belum titik temunya.

“Kami sudah lakukan mediasi dengan pemilik lahan disitu, hanya kita harus cek dulu sertifikat mereka batasnya sampai dimana,” ungkap Ridwan 

Pihak rekanan PT Cimendang Sakti Kontrakindo juga diminta untuk mengerjakan pekerjaan lainnya yang belum dituntaskan karena masih banyak.

“Masih ada pekerjaan lain yang belum dituntaskan, maunya saya kerjakan yang lainnya sambil kita selesaikan masalah lahan disitu. Masalah lahan ini kita akan berupaya hingga dituntaskan,” pungkasnya (**)

Editor : Ebamz 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *