oleh

PUPR Taliabu Belum Tuntaskan ‘Janji’ Perbaikan Jembatan Putus Menuju RSUD Bobong

TALIABU, MALUT – Pernyataan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pulau Taliabu, Suprayidno yang sempat viral di sejumlah media terkait dengan pernyataannya beberapa hari lalu.

Dalam pernyataan tersebut dirinya mengaku bakal mengambil langkah cepat untuk memperbaiki kerusakan jembatan menuju RSUD Bobong demi kepentingan masyarakat, ternyata pernyataan tersebut diduga hanya pemanis bibir.

Baca Juga:  Besok, 46 CPNS Halsel Formasi 2019 Terima SK

Pasalnya, sejak Agustus lalu kepala dinas PUPR turun ke lokasi untuk memantau jembatan tersebut namun hingga memasuki hari ke empat ini, jembatan tersebut belum juga dapat diselesaikan. Alhasil, pelayanan kesehatan di RSUD Bobong pun jadi terganggu.

Amatan media ini di lapangan, Jumat (03/09/2021) kemarin kondisi jembatan yang mengalami longsor disisi kiri kanan jembatan itu sudah mulai ditimbun menggunakan material tanah, namun belum terselesaikan sehingga kendaraan beroda empat dari Bobong menuju RSUD dan Desa Ratahaya masih terputus.

Baca Juga:  Tilep Anggaran Beasiswa, SeOPMI-Haltim Sesalkan Sikap PT Antam

Padahal Kadis PUPR Suprayidno yang merupakan menantu wakil bupati itu mengaku bahwa meskipun  penanganan dampak bencana jembatan tersebut tidak melekat pada Dinas yang ia pimpin, namun dirinya mengaku akan mempercepat perbaikan jembatan tersebut demi kepentingan umum.

“Walaupun anggaran bencana tidak melekat di Dinas PUPR. Akan tetapi kami dari Dinas PUPR tetap mengambil langkah cepat untuk melakukan perbaikan karena jembatan tersebut adalah akses utama ke RSUD dan Desa Ratahaya,” tandasnya dikutip dari lintasmalut.co.id. (MT).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *