oleh

Sekretaris Apdesi, Sebut Jaksa di Maluku Utara Tidak Tahu Aturan

-Daerah-3.025 views
Oknum Sekretaris APDESI Maluku Utara, Abi Rahman

MABA – Demi membela Ali Togubu Mantan kepala Desa (Kades) Wokajaya, Kecamatan Wasile, Kabupaten Halmahera Timur yang diduga telah menggelapkan dana Bumdes sebesar Rp 70 juta. Salah satu oknum bernama Abi Rahman yang mengaku sebagai sekretaris Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Maluku Utara dengan tegas menyampaikan bahwa seluruh Jaksa di Maluku Utara tidak tahu aturan dan mekanisme. Ini disampaikan Abi Rahman dalam bentuk rekaman suara yang tersebar disejumlah grub WhatsApp (WA), rekaman yang disampaikan langsung oleh oknum Sekretaris Apdesi Malut ini, dianggap telah mencedrai institusi Kejaksaan se Maluku Utara.

Seperti yang diketahui dugaan penyalahgunaan wewenang anggaran bumdes oleh mantan Kades Wokajaya, Ali Togubu periode 2014-2018 belum juga ditangani oleh kejaksaan tinggi (Kejati) Maluku Utra.

Rekaman suara yang disampaikan oleh Oknum APDESI Malut itu, terlihat di sebarluaskan digrub WhatsApp Lolobata Pangge Pulang hingga ke facebook. Oknum Sekretaris APDESI ini juga diketahui merupakan konco  dari mantan kades Wokajaya Ali Togubu sehingga ia pun memberanikan diri menyampaikan statemen tersebut.

Dalam rekaman suara itu, terdengar jelas bahwa Abi Rahman atau biasa disapa dengan om Adam ini, mengeluarkan bahasa yang kurang baik.

“Belajar itu undang undang Desa supaya tau, saya sebagai sekretaris APDESI maluku Utara, Saya bukan mendukung Kades Wokajaya. tapi kronologis di Desa Wokajaya itu Beda dengan Bupati, jangan semut di lobang  kecil kalian cari sementara gajah di depan mata, Bupati punya masalah- masalah  kalian tidak cari tau, apa kalian tutup mata,” kata Dia dalam rekaman tersebut. Bahkan dengan tegas Abi Rahman menyampaikan “Jaksa di Maluku Utara tidak tahu Mekanisme,”

Tak hanya itu, Abi Rahman juga mengancam, jika pihak Kejaksaan memanggil Mantan Kades Ali Togubu, maka ia akan melaporkan jaksa tersebut ke Polri

“Sampai Kades di panggil oleh Jaksa, maka saya akan laporkan Jaksa itu ke Kapolri,” kecam Ali Rahman dalam suara rekaman di grub WhatsApp.

Pernyataan yang kontroversi bersumber dari rekamanya itu langsung ditanggapi koordinator  BAPERA Halmahera Timur, Arjun. Sabtu (05/1/19).

Menurut Arjun, kasus dugaan penyelewengan Dana badan usaha milik desa (Bumdes) yang melibatkan mantan kades Wokajaya Ali Togubu akan dilaporkan ke Kejati Malut Senin 07 Januari besok.

“Jadi saudara Abi Rahman harus paham, bahasa harus di jaga baik-baik, jangan bersepekulasi macam-macam apalagi bawa nama Jaksa,” tegas Arjun.

Arjun juga meminta kepada Kejaksaan Tinggi Maluku Utara untuk segera menindaklanjuti rekaman tersebut, karena menurut dia, telah mencederai institusi kejaksaan sebagai lembaga hukum yang selama terus berupaya memberentas kasus-kasus korupsi di provinsi Maluku Utara

“Suara rekaman yang beredar  di sejumlah WhatsApp  yang menyebutkan “Jaksa tidak tau aturan dan mekanisme ” di duga kuat suara milik Abi Rahman Mantan Kades Tutuling Jaya yang juga saat ini mencalokan diri sebagai DPRD,” ungkap dia.

Sementara kami mencoba menghubungi Abi Rahman, untuk memepertanyakan masalah itu, via telpon sebanyak 7 kali tidak aktif. Pihak kejaksaan juga hingga saat ini belum memberi komentar.

(Pan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *