oleh

Soal Dugaan Penggelapan Dana BOK, Hadijah Ka’aba Membantah

-Kabar Utama-1.209 views
Hadijah Ka’aba, Amd, Keb, Kepala Puskesmas Bajo, Kecamatan Botang Lomang | Foto: Ist

LABUHA – Kepala Puskesmas (Kapus) Bajo Kecamatan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan, Hadijah Ka’aba, membantah terkait tuduhan dirinya melakukan penyelewengan dana BOK Puskesmas Bajo.

Dari pemberitaan sebelumnya “Diduga Ada Indikasi Korupsi Dana BOK Puskemas Bajo”, Hadijah Ka’aba, Kamis (22/8/2019) dengan tegas mengatakan dirinya tidak melakukan perbuatan penggelapan dana BOK tersebut. Menurut Hadijah, tindakannya sudah sesuai petunjuk teknis penggunaan dana BOK dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hadijah juga menegaskan kalau seluruh kepala puskesmas telah bersepakat jika capaian program tidak mencapai target maka¬† mengundurkan diri, “itu kita komitmen diatas materai,” ujarnya.

Selanjutnya, Hadijah juga menjelaskan terkait pelaksanaan kegiatan tersebut ada namanya Planing Of Action (POA) dan Rencana Usulan Kegiatan (RUK). Kegiatan yang akan dilaksanakan itu diusulkan berdasarkan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) yang sudah ditetapkan.

“Jadi masing-masing pemegang program langsung mengusulkan kegiatan sendiri tapi tidak keluar dari kegiatan yang sudah tercantum dalam RPK. Kegiatan-kegiatan tersebut juga ada TOR-nya,” jelas Kapus Hadijah Ka’aba.

“Ada juga kesepakatan dimana setiap akhir pelaksanaan kegiatan dibuat laporan barulah terbayar hak-hak mereka,” tambahnya

Adapun Pokok kegiatan yang dimaksud, lanjut Hadijah, diantaranya kegiatan esensial (KIA, Gizi dan promosi), pengembangan (lansia dan penyakit menular) dan manajemen puskesmas.

Terkait dengan isu kapus yang arogan dan sering memindahkan bidan, Hadijah menuturkan bahwa isu tersebut juga tidak benar, “Soal pemindahan itu bukan hak saya melainkan hanya sebatas pengusulan ke kepala dinas,” lanjutnya.

Mengenai pengusulan pencairan dana BOK, Hadijah juga mengatakan, “ada empat kali pencairan. Untuk triwulan I Rp 209.400.000 (dua ratus sembilan juta empat ribu rupiah) dan untuk kegiatannya sudah selesai, sementara untuk triwulan II sendiri dengan total anggaran Rp 251.231.023 (dua ratus lima puluh satu juta dua ratus tiga puluh satu ribu dua puluh tiga rupiah) dan kegiatannya sementara berjalan. (IL Fcs)

Komentar