oleh

Tim Satgas Covid-19 Halsel Miliki Alat PCR Sendiri

-Daerah-2.060 views
alat PCR yang dimilik Tim Satgas Covid-19 Halsel

HALSEL – Tes Swab uji Covid-19 akhirnya dapat dilakukan di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Pemerintah Daerah melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha, mengadakan satu unit alat Polymerase Chain Reaction (PCR) yang bertujuan untuk mempercepat proses diagnosis dan penanganan Covid-19 di Halsel.

Bupati Halmahera Selatan H. Bahrain Kasuba, Senin, (20/7/20), mengatakan alat PCR diperkirakan dalam minggu ini sudah sampai di Labuha.

” Diperkirakan tanggal 22 Juli ini akan datang di Labuha dan  mudah-mudahan setelah alatnya sampai dapat segera di uji cobakan “, ungkap Bupati. Namun, kedatangan alat PCR ini tiba lebih awal dari yang diperkirakan. PCR tiba di Halsel pada hari Selasa, (21/7) di Posko Utama Gugus Tugas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Halmahera Selatan tepatnya di Aula Kantor Bupati.

Untuk tenaga ahlinya, Bupati mengungkapkan  pihak RSUD Labuha juga sudah menyiapkannya terdiri dari 11 orang Analis gabungan dari RSUD Labuha dan Dinas Kesehatan, juga 1 orang Dokter Spesialis Patologi Klinik serta ruang laboratorium.

“Pemda saat ini sudah melakukan kerjasama untuk mendatangkan Dokter Spesialis Patologi Klinik dari UGM dan Insya Allah dalam waktu dekat dokternya akan bertolak ke Halsel,” ungkapnya.

Mengenai kesiapan SDM tenaga ahli serta ruangan laboratorium,  Direktur RSUD Labuha Asia Hasjim mengatakan akan dilaksanakan pelatihan   kepada analis setelah alatnya tiba.

“Untuk ruangan laboratorium saat ini RSUD Labuha sudah memiliki Biosafety chamber level II dan ruangan laboratorium lainnya yang terdiri dari 3 ruangan sementara di siapkan”, jelasnya.

Asia menjelaskan, untuk  metode PCR yang sering disebut dengan swab tes ini menggunakan sampel cairan dari saluran pernapasan bawah sebagai bahan pemeriksaan. Tes ini dilakukan oleh para petugas kesehatan dengan mengusap bagian belakang tenggorokan.

“Pemeriksaan dengan metode PCR paling cepat membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 30 menit. Metode PCR tersebut diklaim memiliki sensitivitas yang lebih tinggi terhadap virus Covid-19,” jelas Dirut RSUD Labuha ini.

(cr05/LS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *