Tingkatkan Manajemen Puskesmas, Dinkes Halsel Dorong Pelayan Prima

Sekertaris Dinkes Chairil Toloa saat membawakan materi tentang Manajemen Puskesmas kepada 30 Nakes masing- masing perwakilan

Gelar Pelatihan Selama 10 Hari

 

HALSEL — Guna meningkatkan manajemen puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan mendorong pelayanan terhadap masyarakat, Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Halsel Asia Hasyim melalui sambutan yang disampaikan oleh sekertaris Dineks Chairil Toloa, saat membuka pelatihan manajemen Puskesmas selama 10 hari dari tanggal 19 sampai 28 Juni 2023 yang dipusatkan Hotel Buana Lippu.

Chairil Toloa mengatakan, Puskesmas memiliki peran penting dalam sistem Kesehatan Nasional, Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan tingkat pertama dengan mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya.

Menurut Chairil, Penguatan pelayanan kesehatan dasar tentu tidak dapat dilepaskan dari peran puskesmas sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang merupakan garda depan dalam pembangunan Kesehatan, untuk itu perlu untuk memperbaiki tata kelola Puskesmas baik meliputi sumberdaya yang digunakan, proses pelayanan dan kinerja tenaga kesehatan.

” Nakes di setiap puskesmas adalah gerda terdepan, tolong kerja samanya, tetap semangat dan teruslah berbuat yang terbaik untuk masyarakat Halsel,” kata Chairil mengakhiri.

Sementara, Kepala bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Halmahera Selatan Randi A Rahman ketika ditemui di tempat acara mengatakan, kegiatan pelatihan manajemen Puskesmas ini guna pelayanan kesehatan dengan pendekatan keluarga di Puskesmas

Baca Juga:  Bupati: Masuk Taliabu Wajib Penuhi Tiga Syarat

“Lewat pelatihan ini peserta mampu melakukan kepemimpinan, manajemen data puskesmas dan Keluarga Sehat, melakukan tata kelola keuangan di Puskesmas, melakukan manajemen sumber daya, melakukan manajemen upaya kesehatan masyarakat, melakukan manajemen pemberdayaan masyarakat, menjelaskan manajemen mutu dan melakukan manajemen Puskesmas,” tuturnya.

Diungkapkan bahwa untuk pelatihan manajemen Puskesmas tahap I ditahun 2023 ini hanya diikuti oleh 15 Puskesmas dengan satu puskesmas dua orang, ke 15 Puskesmas tersebut yakni Labuha, Babang, Gandasuli, Sakera, Lolelojaya, Busua, Laromabati, Mataketen, Jiko, Indong, Laiwui, Madopolo, Makian, Gane Luar dan Puskesmas Bajo.

Terkait pemateri kata Randi,
Ada dari Balai Besar Pelatihan Kesehatan Perwakilan Makasar 2 orang dan pemateri dari dinas Kesehatan provinsi sebanyak 5 orang,” ungkapnya. (Pn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *