oleh

Walikota Kota Ternate Raih Anugerah Kencana Tahun 2018

-Kesehatan-1.287 views
Walikota Ternate terima Penghargaan dari BKKBN 2018 (foto istimewa)

TERNATE – Walikota Ternate Dr Burhan Abdurrahman, SH, MM kembali menerima penghargaan, kali ini penghargaan menerima Anugerah Kencana bidang Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Tahun 2018 dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Penghargaan tertinggi ini diterima Walikota Ternate bersama 5 Gubernur dan 29 Bupati/Walikota lainnya pada Minggu (23/12/2018).

Juru bicara Walikota Ternate M. Saiful Arsyad, kepada focusmalut.com, Senin (24/12/18) menyampaikan, penghargaan tertinggi negara ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada Kepala Daerah/Walikota yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program KKBPK sebagai motivasi kepada pemerintah daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota, dalam peningkatan pelaksanaan program KKBPK di daerahnya masing-masing.

“Untuk kriteria penilaiannya meliputi aspek dukungan/komitmen dan aspek capaian program di daerah masing-masing,” kata Saiful

Dikatakan, adapun beberapa aspek dukungan/komitmen diantaranya,  pertama memasukkan indikator sasaran program KKBPK dalam RPJMD (dokumen RPJMD). Kedua mengusulkan kegiatan prioritas program KKBPK dalam RKPD melalui musrenbangda. Ketiga persentase dukungan APBD Dinas PPKB Provinsi dalam operasional Program KKBPK.

Keeempat, kelembagaan yang menangani Program KKBPK mengakomodir semua tugas, fungsi dan kewenangan. Kelima, tersedianya Grand Design Pembangunan Kuantitas Penduduk yang memuat aspek kualitas, kuantitas, mobilitas, administrasi pembangunan keluarga. Keenam dukungan Gubernur terkait dengan pembentukan Kampung KB. Dan, Ketujuh adalah jumlah mitra kerja yang terlibat dalam Kampung KB yang telah dicanangkan.” Jelasnya.

Sadangkan untuk aspek capaian program sebagai kriteria penilaian Kepala Daerah, lanjut Saiful diantaranya, angka Total Fertily Rate (TFR), peningkatan Contraceptive Prevelance Rate (CPR) Penurunan Unmet Need,Pencapaian Peserta KB Baru Metode Kotrasepsi Jangka Panjang (MKJP) serta angka penurunan Age Specific Fertility Rate (ASFR) 15 hingga 19 tahun.

“ Alhamdulillah apa yang dilakukan oleh Pemkot Ternate dalam komitemen bidang Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga  itu tercapai dengan baik. Semoga apa yang didapat dan telah direncanakan ini bisa berjalan dengan baik dan lancar,” pungkas Saiful.

(Fifi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *