Pemda Halsel Luncurkan Program Festival Saruma 2025, Dimulai Bulan Depan

  1. Saruma Fashion, peragaan busana tradisional dari 23 paguyuban etnis di Halmahera Selatan yang menampilkan wastra, motif, dan identitas lokal.
  2. Tarian Kolosal, pertunjukan ratusan penari dengan gerak, musik, dan kostum khas daerah sebagai bentuk pelestarian budaya.
  3. Saruma Fair (UMKM Expo), pameran ribuan produk UMKM lokal guna mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan membuka peluang pasar baru.
  4. Barisan Cinta Lingkungan (BCL), talkshow Zero Waste dan Workshop Eco Enzim sebagai edukasi menuju eco festival berkelanjutan.
  5. Literasi Anak Bangsa, kampanye “Gemar Membaca” dan talkshow pengelolaan perpustakaan kreatif untuk generasi muda.
  6. Live Music Komunitas, panggung ekspresi musisi lokal dan komunitas kreatif.
  7. Rekor MURI Sajian Gohu Terbanyak, atraksi kuliner khas Halmahera Selatan dengan dukungan Bank Syariah Indonesia.
  8. Konser Akhir Tahun – Ungu Band, sebagai puncak festival dan perayaan malam pergantian tahun.
  9. Media Collaboration – Jejak Petualang Trans7, liputan dokumenter khusus yang mengangkat pesona alam, budaya, dan kehidupan masyarakat Halmahera Selatan ke tingkat nasional.

Festival ini diproyeksikan memberikan dampak signifikan, baik dari sisi ekonomi, sosial-budaya, maupun lingkungan. Dari sisi ekonomi, Saruma Festival diharapkan meningkatkan transaksi UMKM, kuliner, dan sektor pariwisata, menarik ribuan wisatawan, serta membuka lapangan kerja baru. Dari sisi sosial dan budaya, festival ini memperkuat identitas kearifan lokal dan mendorong kolaborasi lintas komunitas. Sementara dari sisi lingkungan, penerapan konsep eco festival diharapkan menumbuhkan kesadaran pengelolaan sampah dan keberlanjutan.

Baca Juga:  Kadis Nakertrans Tinggalkan Hutang di Hotel D'Hoek Rp 113 Juta

Melalui kolaborasi media nasional, lokal, dan digital, Saruma Festival 2025 menargetkan kunjungan hingga 15.000 wisatawan, baik lokal, domestik, maupun mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Halmahera Selatan, Ali Hasan, ST, menyatakan bahwa Saruma Festival merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan.

“Saruma Festival adalah ruang kolaborasi besar untuk memperkenalkan kekayaan Halmahera Selatan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Kami berharap festival ini menjadi agenda tahunan yang semakin membanggakan daerah,” ujarnya. (**)

Bamz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *