Diundang Sebagai Narasumber pada Kulia Umum

DEPOK – Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, tampil sebagai narasumber utama dalam kuliah umum di Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) dengan tema “The Power of Local Wisdom” Strategi Pemimpin Muda Membangkitkan Ekonomi Daerah.”
Dalam forum tersebut, Bassam Kasuba menyampaikan visi Agromaritim yang diusung Pemkab Halsel menjadi program strategis utama dalam mengangkat potensi lokal mulai dari kelautan, pertanian, hingga industri strategis.
“Kami di kabupaten Halsel itu laut mencakup 78 persen, hanya saja kewenangan terbatas. Sehingga kita harus cerdas dalam memanfaatkan potensi laut demi kesejahteraan masyarakat,” kata Bassam saat menjadi Narasumber dikampus terkemuka di Jawa Barat itu. pada Jumat (11/7/25)
Bassam mengungkapkan bahwa strategi konkret pemerintah daerah adalah mengembangkan pendekatan zonasi pembangunan berdasarkan potensi lokal. Halsel kini terbagi dalam lima zona meliputi perikanan, perkebunan, hingga kawasan industry untuk mendorong pembangunan berbasis kekuatan wilayah masing-masing.
“Kita sudah lakukan dalam memperkuat konektivitas dan akses pasar, kemarin Pemkab Halsel telah melaksanakan MoU kerja sama dengan Pemkot Surabaya dalam membuka jalur perdagangan langsung,” jelasnya
Dihadapan para undangan, Mahasiswa dan para Dosen, Bassam mengakui tantangan terbesar dalam memimpin Halsel adalah menyatukan keberagaman 22 etnis dengan budaya dan bahasa yang berbeda. Dari tantangan itu lahirlah semangat “Saruma” sebagai simbol persatuan dan dasar pijakan pembangunan daerah.
Untuk itu Ia berpesan kepada seluruh Mahasiswa yang hadir adalah peran penting generasi muda dalam pembangunan daerah, terlebih di tengah momentum bonus demografi. Generasi muda adalah kekuatan utama. Jika diberi ruang dan arah yang tepat, mereka bisa menjadi motor penggerak ekonomi local.
“ terakhir dari penutupan ini, saya berharap kepada para mahasiswa yang hadir, pertemuan ini bisa membangkitkan semangat kita semua untuk mulai memetakan masa depan. Karena masa depan daerah—bahkan bangsa ada di tangan kalian,” pungkasnya (**)
Ebamz
