Kembangkan Pertumbuhan Ekonomi Baru, Pemkab Halsel Dapat Kucuran Dana Rp 4,5 Miliar

Wakil Bupati Halsel, Helmi Umar Muchsin saat menerimakucuran dana senilai Rp 4,5 miliar dari Kementarian Transmigrasi Republik Indonesia untuk mendukung pengembangan kawasan transmigrasi di Halsel, Maluku Utara

TERNATE– Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dapat kucuran dana senilai Rp 4,5 miliar dari Kementarian Transmigrasi Republik Indonesia untuk mendukung pengembangan kawasan transmigrasi di Desa persiapan Sumber Makmur dan Wayamili kecamatan Gane Timur Halsel, Maluku Utara.

Wakil Mentri Transmigrasi (Wamentrans) Dr. Viva Yoga Mauladi, MA, menyampaikan transmigrasi kini berfokus pada pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar perpindahan penduduk. Ia menyebutkan, hingga akhir 2024, program transmigrasi telah melahirkan lebih dari seribu desa definitif dan membentuk tiga provinsi baru.

Waketum Partai Amanat Nasional ini juga menyerahkan bantuan senilai Rp4,58 miliar untuk pengembangan kawasan transmigrasi di Halmahera Selatan yang mencakup pembangunan sanitasi, sarana pendidikan, rehabilitasi sekolah, peningkatan jalan, dan penguatan kelembagaan ekonomi.

Sementara Wakil Bupati kabupaten Halmahera Selatan, Helmi Umar Muksin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wamen Transmigrasi Viva Yoga beserta jajaran atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Dana ini akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur dasar yang telah ditentukan.

Ia merinci dana senilai Rp4,58 miliar tersebut dialokasikan untuk pembangunan sanitasi, sarana dan prasarana pendidikan, rehabilitasi sekolah, peningkatan jalan poros sepanjang 2 kilometer, serta pengembangan kelembagaan ekonomi lokal di kawasan transmigrasi.

“Dana ini diberikan untuk wilayah transmigrasi di Desa persiapan Sumber Makmur dan Wayamili kecamatan Gane Timur Halsel,” ungkap Wakil Bupati Humanis usai mengikuti rapat koordinasi bersama WamenTrans Viva Yoga, Selasa (15/7/2025) yang berlangsung di Ballroom Bela Hotel Ternate.

Baca Juga:  Menghilang Selama Enam Tahun, Candra Kipu Akhirnya Ditangkap

Meski demikian, Helmi mengakui bahwa kebutuhan pengembangan kawasan transmigrasi masih sangat besar. Ia menekankan pentingnya pendekatan pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan warga transmigran, baik lokal maupun yang berasal dari luar daerah.

“Kawasan transmigrasi harus menjadi prioritas pembangunan, apalagi dalam konteks ketahanan pangan nasional sebagaimana dicanangkan oleh Presiden dan didukung Kementerian Transmigrasi,” jelasnya (**)

ebamz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *