oleh

Alien Mus Dikudeta dari Jabatan Ketua DPD I Partai Golkar

-Kabar Utama-2.728 views
foto bersama usai konfrensi pers di Bolivar Hotel malam tadi

TERNATE – Pasca kisruh Partai Golongan Karya (Golkar) di pusat, kini berlanjut hingga ke daerah. Ujung-ujungnya, Alien Mus resmi diberhentikan alias Dikudeta dari jabatan sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD-I) Partai Golkar Provinsi Maluku Utara. pasca putusan Gubernur Maluku Utara yang dimenangkan oleh AGK-Ya mengalahkan Ahmad Hidayat Mus.

Pemberhentian Alien Mus dari jabatan Ketua DPD I Partai Golkar itu dilakukan dalam rapat pleno diperluas yang dihadiri oleh 7 Dewan Pimpinan Daerah (DPD II) se-Kabupaten/kota dan ormas yakni dari Kasgoro, MPI dan Ampi di kantor Golkar dan dilanjutkan ke Bolivar Hotel Ternate,Senin (24/12/18) malam.

Dari hasil pleno diperluas itu, menghasilkan, dan ditunjuk sebagai pelaksana tugas harian (Plh) adalah Hamid Usman. Posisi Alien Mus saat ini resmi  digantikan dengan Plh Hamid Usman yang sebelumnya sebagai Sekertaris DPD I Partai berlambang beringin itu, melalui Keputusan Rapat Pleno di perluas yang dihadari oleh 7 DPD II se Maluku Utara Versi Hamid Usman.

Kepada sejumlah wartawan, dalam konfrensi persnya, di Bolivar Hotel, Plh DPD I Partai Golkar Hamid Usman, menjelaskan, Alien Mus harus dilengserkan dari jabatannya lantaran tidak lagi memeliki legitimasi dan ketidak percayaan dari pengurus 7 DPD II Partai Golkar se-Kabupaten Kota Provinsi Maluku Utara.

Tak hanya itu, Partai Golkar memutuskan untuk menggantinya karena dari 10 DPD II kabupaten/kota di Maluku Utara, 7 DPD II diluar DPD II kabupaten Sula, Taliabu dan Halmahera Utara telah menyampaikan surat penolakan kepemimpinan Alien Mus sejak satu tahun lalu.

“Sebenarya sudah sejak lama, hanya saja kita di Golkar lagi fokus kemenangan AHM-Rivai di Pilgub lalu, dan saat ini Pilgub telah selesai, maka kita lakukan rapat pleno untuk memberhentikan Ibu Alien Mus dari ketua DPD I Golkar,” kata Hamid

Dikatakan, pemberhentian Alien Mus dari ketua Partai Golkar ini, menurut Hamid telah ada legitimasi dari dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, sehingga bersama pengurus di tujuh DPD II partai Golkar melaksanakan rapat pleno di perluas untuk memberhentikan ketua Alien Mus sebagai ketua Golkar Maluku Utara.

“Dua minggu lalu saya sudah ke DPP dan menyampaikan pikiran-pikiran ini bahwa kepemimpinan Ibu Alien Mus tidak ada legitimasi yang sah, karena tidak ada lagi dukungan dari 7 DPD II dan ormas, selain itu kepemimpinan ini setelah Pilgub sudah harus berakhir dan ini sudah ada persetujuan dan legitimasi dari DPP Parta Golkar,” jelas Hamid

Sedangkan untuk hasil rapat pleno tersebut akan disampaikan ke DPP pada tanggal 26 Desember 2018 dan berita caranya tentang penonaktifan ketua Alien Mus sebagai ketua DPD I serta masalah-masalah lainnya.

“Pleno ini dihadiri oleh DPD II Partai Golkar, Kota Ternate, kota Tidore, Kabupaten Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Selatan Halmahera Barat dan Kabupaten Pulau Morotai,” pungkas Hamid.

(Qal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *