
HALSEL – Baru selesai dikerjakan pada Desember 2024, aspal hotmix di Jalan depan kantor Malaria Center, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan sudah mengalami rusak dan berlubang.
Pengakuan warga sekitar, jalan yang sudah rusak dan berlubang tersebut baru selesai dikerjakan Desember 2024. Warga menduga munculnya lubang di aspal hotmix tersebut karena dikerjakan secara asal-asalan.
“Mungkin saja dikerjakan asal-asalan. Baru ada satu bulan, sudah berlubang dan kondisi ini nantinya bisa membahayakan keselamatan pengendara,” ujar warga yang minta identitasnya dirahasiakan.
Sebelumnya terpantau, jalan yang berlubang itu merupakan ruas titik jalan yang baru selesai dikerjakan Desember. Proyek Dinas PUPR dengan nama pekerjaan peningkatan dari lapen ke hotmix. Terdiri dari beberapa segmen salah salah satunya adalah peningkatan jalan dari lapen ke Hotmix tepatnya di depan kantor Malaria Center Kecamatan Bacan desa Tomori. Adapun nilai kontrak kurang lebih Rp 14 Miliar bersumber dari dana APBD- perubahan tahun 2024 yang dikerjakan oleh PT. Moderen Maju Membangun (PT.MMM)
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat(PUPR) kabupaten Halmahera Selatan menyebut, status proyek masih dalam masa pemeliharaan, dan dalam waktu dekat akan segera dilakukan perbaikan/pemeliharaan.
“Imbauan perbaikan terhadap rekanan sudah disampaikan agar dilaksanakan,” kata Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Ermanto kepada wartawan, Selasa (04/2/25)
Menurut Ermanto total pekerjaan jalan Hotmix adalah kurang lebih enam kilo termasuk dengan depan Malaria Center panjangnya kurang lebih 200 meter,” kata Ermanto
Sementara Kabid Bina Marga Dinas PUPR Halsel Ridwan menambahkan pihaknya telah menyampaikan surat kepada kontraktor agar segera diperbaiki. Menurut Ridwan pekerjaan jalan Hotmix yang tersebar dalam ibu kota kabupaten Halmahera Selatan itu selesai pada bulan Desember 2024 dan masih dalam masa pemeliharaan selama 6 bulan.
“Karena jalan ini baru selesai sebulan lebih maka itu masih tanggung jawabnya pihak rekanan,” jelas Ridwan (bz)
