Sedangkan pihak pemberi suap yang menjadi tersangka adalah Direktur Operasional Lippo Group, konsultan Lippo Group Taryadi dan Fitra Djaja Purnama, serta pegawai Lippo Group Henry Jasmen.
Bupati Bekasi Neneng ditangkap KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka pada Senin (15/10) malam. Pada sore hari, Bupati Neneng sempat meladeni wawancara dengan wartawan.
Neneng saat itu mengaku tidak tahu-menahu penyimpangan anak buahnya yang terkena OTT KPK. Neneng juga tak tahu kasus yang jadi dasar OTT KPK pada Minggu (14/10).
“Saya demi Allah nggak tahu,” katanya saat ditanya wartawan soal dugaan penyimpangan anak buahnya terkait OTT KPK.Berikut lokasi penahanan para tersangka:
Polres Jakarta Selatan:
-Fitra Djaja Purnama (konsultan Lippo Group)
-Dewi Tisnawati (Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi)
Polres Jakarta Timur
-Henry Jasmen (pegawai Lippo Group)
-Sahat MBJ Nahor (Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi)
Polres Jakarta Pusat
-Taryadi (konsultan Lippo Group)
-Jamaludin (Kadis PUPR Bekasi)
Polda Metro Jaya
– Billy Sindoro (Direktur Operasional Lippo Group)
– Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi
Rutan KPK K4
– Bupati Bekasi Neneng Hasannah Yasin.