oleh

Dansat Brimob dan Dirlantas Polda Malut Masuk Daftar Mutasi Kapolri

Ternate – Dua Pejabat Utama (PJU) Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) masuk dalam daftar mutasi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Tito Karnavian.

STR yang diterima Polda Malut, Senin (29/10/2018) tercantum nama dua pejabat utama diantaranya Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Kombes Pol Muji Ediyanto dan Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Malut, Kombes Pol Anag Sumpena.

Kepala bidang Humas Polda Malut, AKBP Hendry Badar saat dikonfirmasi Reporter RRI diruang kerjanya membenarkan adanya STR Kapolri yang tercantum sua nama PJU tersebut.

Menurutnya, roling jabatan atau mutasi di semua institusi termasuk institusi kepolisian merupakan satu hal yang wajar, karena roling terbut merupakan satu penyegaran di dalam institusi tersebut.

Hendry mengemukakan, untuk Dansat Brimob Polda Malut, Kombes Pol Anang Sumpena diangkat dalam jabatan baru di Kor Brimob dalam rangka pendidikan tinggi Polri, sementara untuk Dirlantas Kombes Pol Muji Ediyanto diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirlantas Polda Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Posisi Dansat Brimob diisi oleh AKBP AKBP Budi Satrijo dengan jabatan lama sebagai Wadansat Brimob Polda Jawa Barat (Jawabar), sementara posisi Dirlantas dijabat oleh AKBP Abrianto Pardede dengan jabatan lama sebagai Wakapa SPN Polda Jawa timur (Jatim),” tutur Hendry.

Hendry mengemukakan, untuk serah terima jabatan (Sertijab) dari pejabat lama kepada pejabat baru sesuai dengan STR Kapolri tersebut, akan dipimpin langsung oleh Kapolda Malut, Brigjen (Pol) M. Naufal Yahya bertempat di Mapolda Malut. Dan sertijab itu mulai terhitung 14 hari setelah dikeluarkan.

Baca Juga:  Irjen TNI: Tingkatkan Profesionalisme APIP di Lingkungan TNI dan Kemhan

“STRnya nanti 14 haru baru dilakukan setijab, bahkan ada yang bisa sebelum 14 hari bahkan lebih,” katanya.

Hendry juga mengemukakan, untuk STR yang dikeluarkan Kapolri pada Oktober 2018 ini, merupakan STR kedua setelah STR untuk para Kapolres baik Kapolres, Halmahera Selatan (Halsel), Halmahera Utara (Halut) dan Kapolres Kepulauan Sula (Kepsul) serta beberapa pejabat baik Kabid Keuangan dan Perwira menegah. (kbrn).

“Setijab ini tidak akan mengganggu pekerjaan pejabat lama termasuk operasi Zebra Kieraha 2018, karena operasi terpusat ini akan diteruskan oleh pejabat baru,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *