
Plt BPBD Halsel Hi Aswin Adam saat dihubungi media ini belum merespon. Namun informasi yang diterima dari sejumlah warga di desa setempat menyampaikan bahwa jembatan yang runtuh akibat arus sungai itu merupakan akses utama masyarakat.
“Tadi Kami sudah lihat petugas dari kepolisian dan dari Pemerintah BPBD sudah berada di lokasi putusnya jembatan serta kondisi terkini di wilayah kejadian. Jembatan tersebut merupakan akses jalan yang menghubungkan 3 Desa di Kecamatan Bacan Selatan,” kata Asoi warga desa Panamboang Kamis (11/07/2024).
Jembatan ini menghubungkan dari Desa Towokona ke desa Panamboang ke Desa Sawadai dan Desa Kubung. Dia mengakui, ambruknya jembatan tersebut menyebabkan akses transportasi warga putus total. Menurut dia, ambruknya jembatan yang menghubungkan empat desa di wilayah itu, menyusul hujan deras yang terus mengguyur wilayah setempat pada Kamis sore hingga malam ini.
Akibatnya, aliran air sungai dari kawasan hutan semakin deras dan menggerus tebing di ujung jembatan hingga menyebabkan akses utama warga itu ambruk,” ungkapnya.
Sementara dalam penelusuran media fokus Malut “Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Saat ini, diketahui pemerintah tengah berkoordinasi dengan stakeholder terkait serta Kecamatan guna penanganan segera dampak kejadian yang terjadi,” ungkap salah satu petugas yang berada di lokasi kejadian.
Sementara itu warga berharap, jembatan yang rusak diterjang banjir ini segera dilakukan penanganan agar akses transportasi masyarakat kembali pulih.
“Penanganan segera jembatan tersebut karena merupakan akses utama masyarakat,” harap warga. (**)
Editor:Ebamz
