oleh

Komisi III Nilai PT. BPN Abaikan Keselamatan Karyawan

-Kabar Utama-1.161 views

Minta Pemkab Panggil Managemen Perusahaan

Zulkifli Alting, Anggota komisi III DPRD Halteng

WEDA – DPRD Halmahera Tengah (Halteng) meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halteng untuk memanggil pihak perusahaan PT. Bakti Pertiwi Nusantara (BPN).

Permintaan itu disampaikan DPRD, menyusul adanya insiden tanah longsor di areal PT. BPN yang mengakibatkan tiga orang karyawan PT. BPN meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka parah.

Menurut Anggota Komisi III DPRD Halteng Zulkifli Alting, insiden tanah longsor di areal perusahan PT. BPN, merupakan kecelakaan kerja, sehingga pihak perusahaan dinilai mengabaikan sistem Managemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

”Kita tunggu Pemkab untuk panggil pihak perusahaan dan pertanyakan soal sistem K3 di perusahaan, jika perusahan tidak menerapkan sistem K3, maka kita akan panggil Pemkab dan perusahaan untuk diterlusuri lebih jauh,” ungkap Zulkifli.

Politisi Partai Hanura itu menegaskan, Pemkab tidak bisa tinggal diam dengan insiden yang terjadi di PT. BPN, karena ini menyangkut keselamatan kerja bagi putra daerah, maupun yang berasal dari luar daerah. Bahkan hal seperti ini juga harus diingatkan kepada perusahaan yang lain yang beroperasi di Halteng, untuk lebih memperhatikan soal keselamatan kerja bagi kariawan di perusahaan.

”Masyarakat kita bekerja diperusahaan untuk mencari makan dan menopang pendapatan ekonomi mereka, bukan bekerja untuk mencari mati, jadi keselamatan kerja harus diperhatikan, sehingga insiden seperti ini tidak lagi terjadi,” tegasnya.

Kecelakaan, kata Zulkifli, tidak ada satupun manusia yang tau, karena musibah datangnya dari yang maha kuasa, namun berhati-hati dalam melaksanakan pekerjaan itu penting.

”Jadi perusahaan harus lebih mengedepankan tentang keselamatan kerja bagi karyawan yang bekerja di perusahaan,” pungkasnya.

(ilx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *