Puisi itu pun mendapat berbagai respons, termasuk dari kubu pendukung Jokowi. Sekjen PPP Arsul Sani membuat puisi tandingan berjudul ‘Ada Genderuwo di Senayan’. Begini isinya:
ADA GENDERUWO DI SENAYAN
Ada genderuwo di Senayan….
Pretensinya menjadi wakil rakyat yang lumayan…
Tapi pretensinya mengundang tanya apa iya kesampaian….
Ada Genderuwo di Senayan….
Tak begitu jelas apa yang telah dikerjakan… selain seringnya keluar negeri jalan-jalan….
Ada Genderuwo di Senayan…
Suaranya selalu dibuat galak tapi tak sungguh menawan….
Tak jelas pula gagasan alternatifnya untuk rakyat ditawarkan…
