oleh

Polres Halsel Dikepung Warga Kubung,  Ini Krologisnya

-Daerah-1.981 views
Masyarakat Desa Kubung saat mendatangi Polres Halsel, Senin (05/08/2019) | Foto: IeL Fcs

LABUHA – Puluhan Masyarakat di desa Kubung Kecamatan Bacan Barat Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Senin (5/8/2019) sekitar Pukul 11.00 Wit, mengepung Mapolres Halsel.

Kronologisnya, Masyarakat menuntut terkait dengan pencemaran nama baik dan upaya penipuan yang dilakukan oleh Risal sangaji, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat, DPC Kalesang Anak Negeri (DPC LSM KANe Malut) terhadap Hidayat Abdullah selaku Kades Kubung.

Mereka menuntut Polres Halsel segera memanggil Ketua LSM kANe agar dimintai keterangan terkait tuduhan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017-2018.

Berselang satu jam percobaan pemboikotan Mapolres Halsel oleh warga, anggota Polres akhirnya memanggil Risal (Ketua LSM-red) hering bersama dengan masyarakat, Kades Kubung dan Kuasa hukumnya.

Mediasi penyelesaian masalah ini berjalan alot, dikarenakan Ketua LSM tetap ngotot berdasarkan laporan polisi yang telah dimasukan ke Polres.

“Sebagai ketua lembaga saya punya hak melaporkan kepala desa berdasarkan data yang dimiliki,” tegas Risal Sangaji.

Sekdes Kubung, Suaib saat ditemui media ini menuturkan bahwa kehadiran masyarakat di polres merupakan keterpanggilan moril, “Kami selaku pemerintah desa tidak pernah menghasut masyarakat untuk datang ke kantor ini,” ucapnya.

Suaib juga mengatakan, kehadiran puluhan masyarakat di kantor Mapolres tersebut atas dasar tindakan ketua LSM bersama Hamadon salah satu warga desa Kubung yang telah menipu masyarakat lainnya dengan cara penandatanganan kesepakatan pemberhentian kades Kubung, “Padahal dalam surat dukungan masyarakat tersebut dimaksudkan ke kesultanan Bacan terkait dengan tambang di desa Kubung,” jelasnya.

Terpisah, Nasarudin Kausaha, Kuasa Hukum kades Kubung kepada media ini, mengatakan kliennya juga melapor balik atas tuduhan korupsi yang dibeberkan oleh Risal Cs, pada saat melakukan demonstrasi di kantor bupati, Kamis (1/8) lalu.

Masih kata Nasarudin, menyampaikan bahwa, “Sejauh ini data berupa bukti hasil audit inspektorat tahun 2017-2018 sudah disiapkan guna melengkapi berkas laporan kepolisian,” tandasnya. (IL Fcs)

Komentar