Nuruzzaman berkata para pendukung Aksi Bela Tauhid di Indonesia bisa menggelar aksi serupa di Saudi untuk membela Rizieq dan kalimat tauhid. Sebab, menurut dia bendera yang terpampang di rumah Rizieq sama dengan bendera Hizbut Tahrir Indonesia.
Bendera yang menjerat Rizieq juga disebut sama dengan bendera yang dibakar anggota Banser di Garut. Dengan kata lain, benda itu bukan bendera tauhid.
Keyakinannya itu berdasarkan asumsi bahwa aparat di Saudi tidak akan memeriksa Rizieq jika bendera yang terpasang bukan bendera HT.
“Iya, dong. Ini membuktikan bahwa bendera HT itu dilarang di Saudi sebagai kerajaan Islam,” ucap Nuruzzaman
