oleh

3 Orang Warga Manado Terjaring Razia Tim Gabungan

-Kota-1.643 views
Razia gabungan Satpol PP dan Polisi Militer (POM), Jumat, 05/07/19 | Foto : IeL

TERNATE – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Ternate bersama Polisi Militer (POM), Jum’at (5/7/2019) dini hari sekitar pukul 23.00 Wit, melakukan razia di tempat hiburan malam (THM).

Razia gabungan ini dimulai dari D’stadion Kelurahan Stadion, petugas menemukan 3 (tiga) botol minuman (Bir) didalam ruang karaoke yang masih tersegel. Petugas lanjutkan ke Royal Resto Kelurahan Kalumpang Petugas mengamankan 3 (tiga) orang pengunjung warga Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) inisial FA (23) asal Bolaang Mongondow, SB (24) asal Manado dan EM (27) asal Bolaang Mongondow.

SB (24) saat diamankan oleh petugas THM mengakui bahwa dirinya baru seminggu tiba di Ternate. Sehingga identitasnya belum sempat diselesaikan oleh manager Royal, “saya dari Manado baru tiba seminggu yang lalu di Ternate sehingga identitas saya belum terselesaikan oleh manager,” ungkapnya.

FA (23), SB (24) dan EM (27) saat dibawah ke kantor Satpol PP | Foto : IeL Fcs.

Selanjutnya di Q’bet Karaoke Kelurahan Gamalama petugas tidak menemukan aktifitas di dalamnya.

Salah satu petugas yang enggan disebutkan namanya menuturkan bahwa “memang benar malam ini tempat kami sangat sepi,” ucapnya.

Setelah itu petugas juga berkunjung ke Makugawene Kelurahan Kalumpang dan Aranis Motel Kelurahan Mangga dua. Didua tempat ini petugas hanya memeriksa identitas para pengunjung saja.

Kabid Ketertiban Umum dan Kemasyarakatan, Hasan Samal kepada sejumlah media mengatakan bahwa, razia ini dalam rangka pengecekan identitas para pengunjung, karyawan hiburan malam hingga izin usaha dan izin usaha penjualan minuman beralkohol, “Intinya ke penerapan Perda nomor 11 tahun 2007,” tutur Hasan.

Sementara itu, Kasi ketertiban umum, Yusuf Iskandar Alam yang juga Penyidik mengutarakan bahwa razia ini sudah diatur dalam rencana kerja dalam bidangnya, “Olehnya itu razia tetap dilakukan apabilah sudah waktunya. Selain itu tugas kami ini mengacu pada Perda nomor 11 tahun 2017 tentang minuman keras,” tandasnya.

Sekedar diketahui bahwa, 3 (tiga) orang wanita yang diamankan Satpol PP tersebut hanya diberi pembinaan. (IL Fcs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *