oleh

Aniaya Warga, Kepala Security PT. IWIP di Polisikan

-Hukrim-1.362 views
Kasat Reskrim Polres Halteng Iptu Effan Sulaiman

WEDA – Aniaya warga, Kepala Security  PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Jonan di laporkan ke polres Halmahera Tengah (Halteng).

Jonan dilaporkan ke Polres Halteng, karena diduga telah menganiaya tiga orang pembeli Besi Tua yakni, Bambang Sunarto, Pasinah dan Nanang Saputra.

Kronoligisnya, Bambang dan dua rekannya mendapat informasi dari seseorang yang bekerja di PT.CCEPC salah satu sub kontraktor PT. IWIP yang akan menjual besi bekas, setelah itu korban menemui Mrs Cheng (Warga Negara China) yang merupakan Manager PT. CCEPC dan telah terjadi kesepakatan antara Korban dan Mrs Cheng. Dari hasil kesepakatan itu, Bambang dan kedua rekan menuju site PT. IWIP yang terletak di tanjung ulie guna mengetahui besi bekas. Ketiganya ke PT. IWIP bukan tanpa alasan, karena ada sebuah kertas yang telah dibubuhi Tanda-tangan oleh Mrs Cheng, sehingga Bambang dan rekanya memasuki wilayah site perusahan. Sebelum masuk, ketiga korban melapor diri di pos security, setelah melapor di pos Security mereka di ijinkan masuk mengunakan pas, (tanda pengenal) yang diserahkan oleh security. Tapi sebelum tiba di lokasi untuk melihat barang yang akan di beli, Bambang dan dua rekan dicegat oleh kepala security Jonan dan langsung menganiaya ketiga korban dengan cara menampar dan mengajak ketiga korban.

“Laporan ke tiga korban sudah diterima oleh anggota piket Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dengan pengaduan nomor: Lp/07/V/ Res Halteng/ SPKT.2019,”ungkap Kasat Reskrim Polres Halteng Iptu Effan Sulaiman ketika dikonfirmasi Minggu (19/5/19).

Laporan tersebut, kata Effan, sudah mendapat desposisi dari Kapolres untuk di tindak lanjuti, maka reskrim telah mengambil alih perkara tersebut untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Bahkan penyidik sudah melakukan pemeriksaan kepada ke tiga korban.

“Rencananya besok Senin (20/5/19) akan dilakukan pemeriksaan kepada saksi dan kepala security untuk dimintai keterangan,”tutup Effan.

(iLx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *