oleh

ASN BKKBN Malut Dituntut Harus Tegas dan Tegap Menatap ke Depan

Ternate – Seminar Analisis Dampak Kependudukan dilakukan Kamis (1/11/2018) oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara dipusatkan di Metting Room Muara Hotel Ternate.

Seminar dihadiri Deputi Bidang Penelitian, Kepelatihan dan Pembangunan BKKBN Pusat Prof. drh. Muhammad Rizal Martua Damanik sekaligus membuka Seminar tersebut diikuti 80 orang peserta dari OPD KB dan Kabid Pengendalian Penduduk Kabupaten Kota, PLKB, Mitra Kerja BKKBN serta PIK Remaja.

Deputi Bidang Penelitian, Kepelatihan dan Pembangunan BKKBN Pusat Prof. drh. Muhammad Rizal Martua Damanik mengatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) BKKBN saat ini dituntut harus tegar dan tegap menata ke depan untuk meningkatkan Program Kependudukan dan KB.

”BKKBN saat ini sudah mampu memberikan pelayanan yang lebih baik dari tahun sebelumnya bahkan telah adanya perubah dari Badan Koordinasi menjadi Badan Kependudukan dan KB, programnya telah mencakup dari mulai bayi dalam kandungan hingga remaja bahkan hingga Lansia.

Jika remaja mengikuti Program KKBPK menjadi pasangan usia subur kata Prof. drh. Muhammad Rizal Martua Damanik, akan menjadi orang tua yang hebat akan menjadi lansia tangguh yang diterjemahkan dalam Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja dan Bina Keluarga Lansia.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara Putut Riyatno mengatakan, pencapaian dan keberhasilan Program Kependudukan dan KB yang telah dilaksanakan di Provinsi Maluku Utara memang sudah meskipun Maluku Utara dengan geografis kepulauan namun dapat dilakukan dengan baik.

Baca Juga:  Rapat Koordinasi Penanggulangan Penyakit Masyarakat

Diampaikan pula pada kesempatan itu berbagai kendala yang masih dihadapi terutama masih kurangnya PLKB yang berada di 10 kabupaten kota, sehingga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat masih belum maksimal.

Penangung Jawab kegiatan Arief Linanda, mengatakan seminar ini tampil sebagai nara sumber DR. Muamil Sunan dari Pusat Studi Kependudukan, DR. Herman Usman dari Akademisi yang juga Dosen Sosiolog Fisip UMMU dan Rusmin Fachruddin Widaiswara. (kbrn).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *