oleh

Bantuan Perahu Fiber Milik Waka I Diduga Fiktif, LPP Minta Penegak Hukum Lakukan Penyelidikan

-Hukrim-1.144 views
Ketua LPP Halbar

JAILOLO – Lembaga Pemerhati Pembangunan (LPP) Halmahera Barat (Halbar) mendesak penegak hukum menelusuri bantuan nelayan yang bersumber dari Dana Aspirasi DPRD Halbar.

Ketua LPP Halbar Yudianto Samiun kepada wartawan Senin (8/4/19) menyatakan, sesuai pengakuan dari kelompok nelayan, bantuan perahu fiber dan mesin 15 PK melalui dana aspirasi milik Wakil Ketua DPRD I Ibnu Saud Kadim telah dicairkan 100 persen dengan nilai kurang lebih Rp. 200 juta, namun hingga saat ini, bantuan tersebut belum juga dicairkan.

“Kalau Anggaranya sudah cair, namun tidak disalurkan maka timbul pertanyaan anggaran tersebut dikemanakan,”cetusnya.

Yudianto menjelaskan, dana aspirasi dari DPRD yang kemudian dititipkan ke Dinas memang sangat bermanfaat, namun terkadang disalahgunakan untuk kepentingan politik.

“Ini harus ditelusuri, dan bila perlu penegak hukum melakukan penyelidikan soal bantuan tersebut,”pungkasnya.

Terpisah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Halbar  Agustinus Mahole yang dikonfirmasi via telpon menyatakan, anggaran Aspirasi dari DPRD semuanya sudah dicairkan, namun pembagian bantuan kepada kelompok sudah menjadi tanggujawab anggota DPRD yang punya anggaran Aspirasi.

“Anggaran aspirasi milik pak Ibnu sudah cair, tapi saya tidak tau diserahkan di kelompok yang mana,”katanya.

Agustinus menyarankan, lebih jelas bantuan dana aspirasi disalurkan ke kelompok mana saja, langsung di konfirmasi ke Wakil Ketua DPRD Ibnu Saud Kadim.

“Pastinya anggaran 2018 sudah cair, tapi disalurkan atau belum dikonfirmasi langsung ke pak Ibnu,”tegasnya.

(HB)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *