oleh

Hutang BPJS 2 Miliar, Pihak RSUD Labuha ‘Sesak Napas’

-Kesehatan-1.082 views
Direktur RSUD Labuha, Asia Hasjim

HALSEl –  Badan Penyelenggara  jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kembali bermasalah. Masalahnya berhutang cukup besar kepada rumah Sakit. Tepatnya kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha.

Besar hutang atau tunggakan BPJS kepada rumah sakit dari bulan Juni lalu, pihak BPJS Kesehatan menunggak pembayaran ke rumah sakit senilai Rp 2 Miliar.

Menurut Direktur RSUD Labuha, Asia Hasjim, saat ini terdapat tunggakan Rp2 miliyar yang belum dibayarkan BPJS Kesehatan terhadap RSUD, tunggakan 2 Miliar itu dianggap mempengaruhi operasional RSUD.

“Kami minta yang Rp 2 Miliar itu segera dibayarkan. Tunggakan ini jelas mempengaruhi belanja operasional rumah sakit jika tidak segera dibayarkan sampai tahun depan,” kata Dirut RSUD Labuha, Asia Hasjim ketika dihubungi, Selasa (17/9/19).

Sejauh ini  RSUD labuha  telah mengajukan klaim ke pihak BPJS namun belum juga dilakukan pembayaran ke RSU Labuha, klaim yang diajukan dari bulan Februari hingga Juni mencapai Rp 2 miliar lebih. Pihak BPJS bahkan beralasan belum ada anggaran untuk membayar tunggakan tersebut

Meski begitu, RSUD Labuha tetap menjalankan pelayanan terhadap pasien BPJS. Karena tahun 2019,  RS Labuha dengan subsidi pemerintah dan anggaran pendapatan jasa pelayanan rumah sakit yang ada, masih bisa membiayai operasional Rumah Sakit.

“Harapannya pihak BPJS segera membayar tunggakan yang ada, karena sangat berpengaruh dengan belanja operasional RSUD Labuha,” harapnya.

(Bmz)

Komentar