oleh

Insiden di Obi Kawasi, Dansat Brimob Akui Anggotanya Salah

-Kabar Utama-2.108 views

Kabid Humas: Kita Akan Tindak Sesuai Hukum Pidana dan Kode Etik Profesi

Dansat Brimob Kombes Pol Budi Satrio bersama Juru Bicara Kapolda Malut, AKBP Hendri Badar saat menggelar Konfrensi pers di kantor Mapolda Malut

 TERNATE – Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Maluku Utara (Malut) Kombes Pol, Budi Satrio mengaku, anggotanya bersalah dalam insiden penembakan terhadap dua warga di Desa Kawasi Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Sabtu (16/3/19) lalu.

Pengakuan Dansat Brimob itu, saat menggelar konfrensi pers di kantor Mapolda Malut, Senin (18/3/19) tadi.

Menurut Dansat Brimob Kombes Pol Budi Satrio, saat ini anggota Brimob yang bertugas di Desa Kawasi Obi sudah ditarik untuk proses pemeriksaan atas insiden yang terjadi di Desa Kawasi.

“Anggota yang terlibat dalam insiden di Kawasi, kita akan proses sesuai hukum, karena tindakan anggota Brimob sudah keluar dari SOP yang telah ditetapkan,”ungkapnya.

Budi menjelaskan, insiden yang terjadi pada tanggal 15 Maret akhir pekan lalu, di Desa Kawasi itu, pada saat ada acara pesta ronggeng, kemudian ada dua pemuda yang sudah dipengaruhi oleh minuman keras melakukan kericuhan, namun kericuhan itu dapat diamankan. Namun beberapa saat kemudian, datang seorang warga yang bernama Frans mengajukan pengaduan bahwa dirinya dipukul oleh dua warga yang mabuk, kemudian mendengar pengaduan tersebut, sebagai anggota Polisi mendatangi dua pemuda yang masih dalam kondisi mabuk.

Tapi pada saat anggota mendekati dua pemuda tersebut, dua pemuda tersebut mengeluarkan bahasa bahwa mereka tidak takut sama polisi, sehingga anggota kembali lagi ke Pos. Pada saat tiba di Pos, anggota melaporkan kejadian tersebut ke Dantim Brigadir Widi, sehingga anggota bersama Dantim kembali ke TKP.

“Sesampai di TKP Dantim menanyakan dengan tujuan yang baik, tetapi karna masih dibawa penggaruh alkohol dan datanglah rekan rekan dua pemuda tersebut, suasana pun menjadi tidak kondusif, sehingga terjadi perkelahian dan berunjung pada penembakan terhadap warga,”jelasnya.

Dansat Brimob menegaskan, apapun kondisinya anggotanya tetap salah, karena, karena anggota keluar sudah lewat jam 12 malam dan itu bukan tempat wilayah pengamanan anggota, sehingga sudah keluar dari Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan.

“Saat ini sudah dilakukan penyelidikan,”tegasnya.

Sementara Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendri Badar menambahkan, Polda Malut tidak akan tebang pilih, sehingga anggota yang bersalah tetap ditindak secara tegas.

“Pak Dansat Brimob juga telah mengutus anggotanya, termaksud anggota tim dari Polres halsel, propam Polres Halsel dan Propam di Polda untuk melakukan investigasi di Obi Kawasi, nanti hasilnya akan ditindak lanjuti dengan proses hukum pidana maupun proses tindakan disiplin ataupun kode etik profesi,” tegas Hendri.

(Fifi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *