oleh

Kapolres Halsel Pimpin Apel Gabungan Operasi Zebra 2019

-TNI-POLRI-1.060 views
Kapolres Halsel, AKBP M Faishal Aris Saat Menyampaikan Sambutan Pada Apel Operasi Zebra Kieraha Tahun 2019. [ Foto : IL/Fokus Malut ] 

LABUHA – Kepolisian Resort (Polres) Halmahera Selatan resmi memulai gelar pasukan dalam rangka Operasi Zebra Kie Raha 2019 dilapangan Mako Polres Halsel, Rabu, (23/10/2019).

Pelaksanaan Operasi Zebra Kie Raha itu diawali dengan apel pasukan yang dipimpin Kapolres Halmahera Selatan, AKBP M Faishal Aris dan dihadiri Pejabat Utama Polres Halsel, para perwira, instansi terkait serta tamu undangan.

Selain itu juga terlihat seluruh personil kesatuan yang terlibat dalam operasi seperti 1 platon Kompi Raidersus 732/Banau, 1 platon Kodim 1509/Labuha, 1 platon Sabhara, 1 platon gabungan Staf Polres, 1 platon Sat Lantas, 1 platon gabungan Resintel dan 1 platon Sat Pol PP Halsel.

Kapolres Halsel AKBP M Faishal Aris, dalam sambutannya menyampaikan, Operasi Zebra akan dilaksanakan selama 14 hari terhitung sejak tanggal 23 Oktober sampai 5 November 2019, dengan sandi ”Zebra Kie Raha 2019”.

Operasi tersebut dilakukan dalam upaya melakukan tertib administrasi kendaraan bermotor dan pengemudi sesuai perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, operasi tersebut sebagai bagian untuk peningkatan kesadaran berlalu lintas bagi masyarakat Halsel.

“Ini adalah bagian upaya penegakan hukum yang mengarahkan pada layanan berbasis IT guna meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan Lalu Lintas,” kata Faishal Aris.

Personil Polres Halmahera Selatan Saat Mengikuti Apel Operasi Zebra. [ Foto : IL/Fokus Malut ]

Selanjutnya Kapolres juga mengatakan, tujuan dalam Operasi Zebra juga untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalulintas di jalan raya, serta menurunkan angka kecelakan lalulintas sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang sadar dan patuh hukum saat berkendara.

“Olehnya itu, saya mengimbau seluruh personil yang terlibat agar bertugas secara optimal dan dapat mencapai tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan,” ucap Kapolres.

Dia juga menambahkan, untuk mencapai target yang ditetapkan, operasi Harkamtibmas ini agar mengedepankan fungsi lantas secara profesional, bermoral dan humanis dengan menerapkan pola penegakan hukum Lantas 80%, giat preventif 10% dan preemtif 10%.

Pada kesempatan sama, AKBP Faishal Aris juga membeberkan data kasus kecelakaan lalu lintas dalam tiga bulan terakhir di Maluku Utara sebanyak 46 kasus lakalantas dengan korban meninggal dunia sebanyak 26 orang, korban luka berat 22 orang, dan korban luka ringan sebanyak 33 orang.

“Lakalantas ini juga menimbulkam kerugian materil sebanyak Rp 256.100.000,” cetusnya.

Sedangkan data untuk lakalantas di Polres Halsel dalam tiga bulan terakhir terdapat 5 kasus dengan korban meninggal dunia 2 orang, luka berat 1 orang, dan luka ringan sebanyak 8 orang.

“Untuk lakalantas di daerah kita menimbulkan kerugian materil senilai Rp 13.500.000, ” sebutnya

Dari data tersebut Kapolres berharap, Operasi Zebra menjadi solusi untuk menekan jumlah kecelakaan dan menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang lebih kondusif.

“Apalagi menjelang Perayaan hari Natal tahun 2019 dan pergantian tahun baru 2020 yang tersisa beberapa bulan ke depan,” tutupnya. [ IL Fcs ]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *