
Selanjutnya Kapolres juga mengatakan, tujuan dalam Operasi Zebra juga untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalulintas di jalan raya, serta menurunkan angka kecelakan lalulintas sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang sadar dan patuh hukum saat berkendara.
“Olehnya itu, saya mengimbau seluruh personil yang terlibat agar bertugas secara optimal dan dapat mencapai tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan,” ucap Kapolres.
Dia juga menambahkan, untuk mencapai target yang ditetapkan, operasi Harkamtibmas ini agar mengedepankan fungsi lantas secara profesional, bermoral dan humanis dengan menerapkan pola penegakan hukum Lantas 80%, giat preventif 10% dan preemtif 10%.
Pada kesempatan sama, AKBP Faishal Aris juga membeberkan data kasus kecelakaan lalu lintas dalam tiga bulan terakhir di Maluku Utara sebanyak 46 kasus lakalantas dengan korban meninggal dunia sebanyak 26 orang, korban luka berat 22 orang, dan korban luka ringan sebanyak 33 orang.
“Lakalantas ini juga menimbulkam kerugian materil sebanyak Rp 256.100.000,” cetusnya.
Sedangkan data untuk lakalantas di Polres Halsel dalam tiga bulan terakhir terdapat 5 kasus dengan korban meninggal dunia 2 orang, luka berat 1 orang, dan luka ringan sebanyak 8 orang.
“Untuk lakalantas di daerah kita menimbulkan kerugian materil senilai Rp 13.500.000, ” sebutnya
Dari data tersebut Kapolres berharap, Operasi Zebra menjadi solusi untuk menekan jumlah kecelakaan dan menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang lebih kondusif.
“Apalagi menjelang Perayaan hari Natal tahun 2019 dan pergantian tahun baru 2020 yang tersisa beberapa bulan ke depan,” tutupnya. [ IL Fcs ]
