oleh

Keselamatan Pengendara Jalan di Bacan Terancam

Sepanjang Jalan di Desa Hidayat, Kurang lebih Empat Pohon Besar Yang Sudah Kering Dibiarkan Begitu Saja

pohon besar yang sudah kering dibiarkan berdiri tegak di sepanjang jalan desa Hidayat

HALSEL – Pohon kering yang berjajar di jalan Bandara Oesman Sadik desa Hidayat Kecamatan Bacan masih dibiarkan dan seolah tak terurus. Sedikitnya ada empat pohon yang kondisinya kering, rapuh, dan berpotensi mengancam keselamatan pengendara atau pengguna jalan yang melintas di jalan depan Bandara Udara tersebut.

Salah seorang warga desa Hidayat Sahril Tore, mengatakan, pohon kering dan mati tersebut dianggap sangat membahayakan pengguna jalan, terutama saat ada hujan atau angin kencang.

 ”Ini sangat berbahaya, makanya kami berharap instansi terkait bisa sekalian menebang pohon ini sebelum terjadi sesuatu hal yang membahayakan bagi pengguna jalan,” ungkapnya.

Meski sudah berlangsung cukup lama, namun menurut Sahril seolah tidak ada pihak yang memperhatikan pohon kering tersebut. Padahal jalan raya tersebut adalah jalan nasional yang setiap hari cukup padat dilalui kendaraan baik mobil maupun sepeda motor.

Salah seorang pengguna jalan, Sadam juga mengaku waswas dengan keberadaan pohon kering tersebut. Dia mengatakan, pohon tersebut sewaktu-waktu bisa roboh dan menimpa pengguna jalan.

“Kalau tumbang ke arah Selatan mungkin tidak terlalu masalah karena bukan badan jalan, tapi kalau tumbang ke barat atau arah utara pasti akan melintang ke jalan raya,” jelasnya.

Pohon-pohon yang kering dan mati tersebut, menurut Sadam, sangat berisiko tumbang. Apalagi akhir-akhir ini wilayah Bacan sering dilanda angin kencang. Bila ada yang melintas dan tiba-tiba pohon tersebut tumbang, tentu akan membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga:  Maddaremmeng Ingatkan ASN Harus Netral di Pilkada 2020

”Aneh saja kalau tong lihat pohon yang masih lebat malah ditebang dan dikepras, tapi pohon ini sudah jelas kering dan mati tetap dibiarkan. Semoga saja cepat ditebang,” tandas Sadam Warga Marbose ini.

(cr 04/BZ)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *