oleh

KNPI Malut dan BNN Jalin Kerjasama

-Figur-2.780 views
Kunjungan Pengurus KNPI  periode 2019-2022 ke BNN Malut, Rabu tadi

TERNATE – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku Utara periode 2019-2022 melakukan silaturahmi ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Maluku Utara, pada Rabu (31/7/2019) tadi.

Kedatangan pengurus DPD KNPI Malut ini dipimpin oleh Ketua KNPI Malut, Irman Saleh bersama 10 pengurus harian yang langsung disambut oleh Kepala BNN Malut, Brigjen Pol Edi Swasono dan Kabag Rehabilitasi BNN Malut, Jainudin.

Dalam perbincangan pada pertemuan tersebut, Irman menyampaikan maksud kunjungan ini untuk menjalin silaturahmi dan mendiskusikan berbagai program-program KNPI serta meminta masukan terhadap berbagai kegiatan-kegiatan yang akan digelar KNPI ke depannya.

“Maksud dan tujuan kita datang ke sini adalah untuk mempererat silaturahmi dengan pihak BNN Malut dan sekaligus ingin mendiskusikan berbagai program antara KNPI dan pihak BNN yang bisa disinergikan, seperti kegiatan pendampingan dan  penyuluhan hukum, dan berbagai kegiatan lainnya,” papar Irman.

“Kedatangan kita ini juga ingin meminta masukan-masukan terhadap kegiatan yang akan kita laksanakan, dalam waktu dekat,” sambung Irman.

Tak hanya itu, KNPI juga akan ikut hadir untuk menunjang kerja-kerja BNN dalam upaya pemberantasan narkoba di Maluku Utara. Irman menegaskan akan menghimbau kepada seluruh pengurus DPD II KNPI di sepuluh Kabupaten/Kota agar terlibat dalam kerja-kerja BNN terkait sosialisasi bahaya narkoba dan bahkan menjadi relawan untuk membantu BNN.

“Pemberantasan narkoba menjadi suatu hal yang patut diprioritaskan. Apalagi penyalahgunaan narkotika menjadi salah satu dari tiga kejahatan luar biasa selain terorisme dan KKN,” tegas Irman

Sementara itu, Kepala BNN Malut, Brigjen Pol Edi Swasono sangat menyambut baik atas apa yang akan dilakukan oleh para pengurus KNPI Malut periode 2019-2022

“Tentunya kita sangat berterima kasih kepada para pemuda KNPI, diharapkan dengan adanya pertemuan ini dapat mempererat silaturahmi dan memberikan manfaat yang positif baik itu bagi BNN serta KNPI,” tutur kepala BNN

Secara terbuka BNN menyampaikan rasa terima kasih kepada KNPI yang telah menyempatkan diri untuk berkunjung ke kantor BNN Malut. Ia menyatakan persoalan narkoba di Malut sudah harus diwaspadai sejak saat ini.

“Karena jumlah penyalahgunaan narkoba di Malut saat ini sudah mencapai angka 13 ribuan orang, presentasenya sekitar 7,1 persen dari jumlah nasional. Dan dari jumlah tersebut, mayoritasnya adalah pemuda. Maka keterlibatan KNPI dalam upaya sosialisasi bahaya dan pemberantasan narkoba menjadi sangat penting,” ujar jenderal bintang satu tersebut.

Terkait pengguna narkoba di Maluku Utara, Edi menambahkan bahwa pihaknya saat ini intens membuka rehabilitasi terhadap masyarakat yang datang dan meminta diobati. Akan tetapi, dari target 40 orang hanya sekitar 3 orang yang bersedia datang.

“Jadi pengguna yang datang dan meminta direhabilitasi ini bukanlah tersangka, mereka sebenarnya hanya korban. Karena 60 persen penyalahgunaan narkoba di Malut adalah mereka yang hanya mencoba-coba, pada akhirnya jadi ketergantungan,” tambahnya.

Untuk itu BNN menjamin kepada masyarakat yang datang dan meminta untuk direhabilitasi, tidak akan mempidana masyarakat tersebut. Bahkan menurutnya, segala jenis privasi tetap akan dijaga, karena terkait psikologis masyarakat yang menjadi korban,” tutup Edi

(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *