oleh

Korupsi Anggaran Rp 6,5 Miliar, JPU Tahan Direktur PT. CMBL

Kasipenkum Kejati Malut, Apris R. Ligua

TERNATE – Tersangka kasus dugaan korupsi anggaran pembangunan jalan Fatce-Fagudu Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Syamsudin Djafar ditahan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut.

Penahanan terhadap Samsudin, setelah JPU menerima berkas tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Malut, Senin (18/3/19). Samsudin merupakan tersangka ke empat dari terpidana sebelumnya yang telah menerima putusan dari Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Ternate.

Tiga Terpidana yang saat ini telah menjalani hukuman dalam kasus korupsi anggaran pembangunan jalan Fatce-Fagudu adalah, Ikram, Soleman Bermawi dan Rukmini Ipa.

“Berkas tahap II sudah kami terima dan tersangka sudah langsung ditahan. Dugaan korupsi yang diduga dilakukan Samsudin sebesar Rp. 6,5 miliar tahun anggaran 2015,”ungkap Kasipenkum Kejati Apris Risman Lingua ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (18/3/19).

Apris menjelaskan, kasus tersebut menyeret Syamsudin, karena Syamsudin merupakan  kontraktor pelaksana pekerjaan dan juga sebagai Direktur PT. Citra Mulia Budi Luhur (CMBL) yang memenangkan tender jalan Fatce-Fagudu tahun 2015 lalu. Kasus tersebut sebenarnya ada lima tersangka, tiga diantaranya sudah berstatus terpidana, dan dua lainnya masih berstatus tersangka yakni Samsudin dan Muhammad Ali, namun Muhammad sendiri berkas tahap II belum diserahkan, karena masih sakit.

“Tersangka Samsudin ditahan di rumah tahan negara selama 20 hari, olehnya itu, kami sedang mempersiapkan penyusunan surat dakwaan dan dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke PN untuk disidangkan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Diduga Korupsi, Kabid Jalan Dan Jembatan Dinas PU Lampung Timur Jadi Tersangka

(fifi)  

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *