oleh

Mobil Pick Up Terbalik di Desa Beringin

-Daerah-1.532 views
Kondisi kendaraan saat terbalik di Dusun Tani Liang Data, Pulau Taliabu.

TALIABU – Sebuah kendaraan jenis carry pick up terbalik di Desa Beringin, tepatnya didusun Tani Liang Data Kecamatan Taliabu Barat Laut.

Peristiwa ini terjadi Sabtu, 15 Februari sekitar pukul 12.00 WIT. Dan sekira 20 menit kemudian kendaraan berhasil dievakuasi oleh warga setempat.

Mobil nahas itu, diketahui dikemudikan oleh pemiliknya sendiri yakni La Maru (50) warga Desa Nggele, Kecamatan Taliabu Barat Laut Pulau Taliabu.

Diceritakan La Maru, saat itu mobil tengah melaju dari arah Kota Bobong menuju desa Nggele dengan muatan 25 sak semen serta satu karung gula sebelum mengalami kecelakaan didusun tani liang data, tepatnya diantara Desa Beringin dan Desa Kasango Kecamatan Taliabu barat laut.

Peristiwa nahas yang dialami La Maru belum diketahui secara pasti apa penyebabnya, namun diduga kondisi jalan yang licin membuat mobil yang dibawa La Maru terbalik dibahu jalan dengan posisi ban diatas.

Kondisi La Maru saat ditemui dirumahnya di Desa Nggele.

Berdasarkan keterangan La Maru, pada saat mengemudikan mobil tiba tiba oleng kearah kanan bahu jalan. Namun korban yang juga pemilik mobil itu mengaku sudah berusaha untuk mengatur arah namun mobil sudah tidak bisa dikendalikan hingga kemudian terbalik.

“Mungkin jalan sudah kena hujan jadi agak licin, saya rasa mobil tiba tiba oleng dan mobil agak berat kekiri tetapi saya terus imbangi. Namun disaat mobil masuk ke badan jalan tiba tiba sudah terbalik dan saya langsung berusaha keluar dari dalam,” ucap La Maru.

Akibat dari kecelakaan itu, La Maru mengalami luka benturan dibagian lengan serta jari tangan kanan, dan pada saat itu korban langsung dirujuk ke Puskesmas Nggele untuk mendapat perawatan sebelum dibawa kerumahnya.

Beruntung, La Maru yang ditemui media ini dirumahnya mengaku mobil yang dikendarainya pada saat itu melaju dengan kecepatan rendah, sehingga tidak membahayakan dirinya dan kondisi mobil tidak mengalami kerusakan yang sangat parah.

“Lengan sama jari tangan yang luka, dan kondisi mobil juga tidak terlalu parah, karena masih bisa dibawa sama keluarga hingga ke kampung,” terangnya (Deni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *