oleh

PDI Perjuangan, Cakada Pulau Taliabu Belum Aman

-Politik-829 views

TALIABU – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) telah melaksanakan pleno penetapan hasil penjaringan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan meramaikan kontestasi politik di tahun 2020 mendatang. Meskipun sudah dilakukan rapat pleno hasil penjaringan, namun calon kepala daerah (Cakada) dikabarkan belum aman.

Ketua tim penjaringan DPC PDI Perjuangan kabupaten Pulau Taliabu, Budiman L. Mayabubun kepada wartawan, Senin (16/09/2019) menuturkan bahwa dari hasil pendaftaran dan penjaringan yang dibuka sejak 3 September dan ditutup tanggal 14 September lalu, menghasilkan empat (4) bakal calon bupati dan tiga (3) bakal calon wakil bupati.

“Kami bekerja berdasarkan¬† instruksi DPP PDI Perjuangan nomor 356/IN/DPP/VIII/2019, dan peraturan DPP nomor 24 tahun 2017. Dalam aturan ini, ada 12 syarat mutlak yang harus dipenuhi bakal calon, dari 11 bakal calon bupati dan wakil bupati, hanya 7 orang saja yang kami teruskan ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan provinsi Maluku Utara untuk dilakukan verifikasi dan validasi kembali,” ungkapnya.

Meskipun begitu, wakil ketua BP Pemilu dan komunikasi politik PDI Perjuangan Taliabu ini menegaskan, untuk bakal calon bupati dan bakal calon bupati saat ini belum dipastikan aman, lantaran masih perlu dilakukan validasi data hasil penjaringan.

“Memang mereka belum aman. Ada surat pernyatan dan komitmen untuk segera dipenuhi bakal calon. Karena, kami harus benar-benar memastikan bakal calon itu bebas dari apapun, baik itu KKN, Narkoba, maupun tidak pernah dipidana 5 tahun yang berkekutan hukum tetap. Dan pastinya, lebih utama komitmen membangun daerah selaku petugas partai. Siapapu yang direkomenasikan oleh PDI Perjuangan, mereka adalah petugas partai,” tegas mantan wartawan itu.

Disebutkan, ada 11 bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati kabupaten Pulau Taliabu periode 2020-2024 yang akan meramaikan bursa pesta demokrasi lima (5) tahunan itu di September 2020 mendatang.

“Memang sudah ada empat (4) nama bakal calon bupati dari 5 orang yang mendaftar dan tiga (3) nama bakal calon wakil bupati dari enam (6) oang yang mendafatar,” tukasnya.

Disebutkan, untuk bakal calon bupati yakni, Sri Susiana Dewi Sopamena, H. Aliong Mus, H. Lamen Sarihi, dan H. Muhaimin Syarif. Sementara bakal calon wakil bupati diantaranya, Ramli, Syafruddin Mohalisi, serta L. Hasamuddin.

“Iya ada satu bakal calon bupati, Jainal Mus, tidak kami teruskan ke DPD. Sementara bakal calon wakil bupati yakni Ridwan Soamole, Rismanto Tari dan Burhanuddin Abdu,” tukasnya.

Disentil nama-nama yang diusulkan itu apakah sudah memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan partai. Budiman menampik, bahwa itu sudah komitmen untuk memenuhi itu.

“Kalau soal itu, ada masalah teknis dan sudah ada komitmen. Tapi, bukan berarti aman. Saya tunggu hingga tanggal 21 September mendatang. Jika tidak, dipastikan berkasnya pengusulan tidak akan ditindaklanjut ke DPP,” pungkasnya. (Sb)

Komentar