oleh

Warga Indari Keluhkan Tanaman Digusur Tidak Dibayar

-Daerah-1.252 views

Sejak 2017 Hingga 2019 Belum Terbayarkan.

LABUHA – Sejumlah warga Desa Indari, Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan mengeluhkan tanaman dan lahan mereka yang terkena penggusuran untuk proyek pembuatan jalan lingkar Bacan tidak dibayar oleh pihak Pemda Halsel sampai saat ini.

Salah satu warga Desa Indari, Harmain (29) mengungkapkan sejak 2017 Pemda Halsel melakukan penggusuran untuk pembuatan ruas jalan lingkar Bacan. Sebelum digusur, kata Harmain, Pemda berjanji akan malakukan pembayaran lahan warga yang digusur itu.

“Kurang lebih 17 lahan perkebunan warga yang digusur, dalam kebun itu ada tanaman pohon pala, cengkeh,  pohon enau, kelapa, tanaman bulanan dan lainnya,” kata Harmain.

Menurutnya, untuk lahan dan tanaman warga dibayarkan dengan harga berfariasi. Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) pembayaran berdasarkan jenis pohon dari harga Rp. 100.000 hingga Rp. 300.000. perpohonnya. Meski dengan harga demikian, Pemda belum membayar sepeserpun kepada warga yang lahan dan tanamannya digusur sejak 2017 hingga 2019.

Sejauh ini, kata Harmain, warga Desa Indari telah melakukan upaya-upaya negosiasi dengan Pemda bahkan hingga melakukan aksi demonstrasi. Namun upaya itu juga tidak direspon baik oleh Pemda Halsel. Padahal  warga berharap agar Pemda secepatnya membayar ganti rugi lahan karena sudah memasuki tiga tahun lamanya.

Intinya, ujar Harmain, warga Indari minta ganti tanaman yang terkena gusuran untuk pembuatan jalan.

“Saya minta kepada Pemda Halsel dalam Hal ini Badan Pengelolaan keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) tidak boleh ada alasan,” tandasnya.

(Bmz)

Komentar