oleh

Pleno DPTHP-II Berakhir, Syahrani : Data Pemilih Menurun

-Politik-488 views

TERNATE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara telah melaksanakan pleno rekapitulasi penyempurnaan daftar pemilih tetap hasil perbaikan ke – II (DPTHP-II), Selasa (11/12).

Pleno penyempurnaan data pemilih yang berlangsung di meeting room Grand Daffam Bela Tidak, dihadiri oleh partai politik, calon anggota DPD-RI, KPU kabupaten/kota, Bawaslu serta Dukcapil Provinsi Maluku Utara.

Syahrani Somadayo, Ketua KPU Malut pada pembukaan rapat pleno menyampaikan bahwa perjalanan penyempurnaan daftar pemilih ini cukup panjang.

Dimana KPU dan Bawaslu diperintahkan oleh KPU RI lewat rekomendasi Bawaslu RI ditambah lagi saran dari partai politik untuk mencermati data pemilu tahun 2019.

Hal ini dimaksudkan agar pemilih yang belum terdaftar dalam DPT bisa dimasukkan ke daftar pemilih.

Selain itu mengecek nama pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) dalam artian pemilih yang sudah meninggal, ganda dan terindikasi TNI/POLRI. Selain itu ada juga data pemilih yang masuk dalam kategori AC-KWK.

Pemilih AC-KWK, artinya pemilih yang identitasnya tidak jelas sama sekali, dimana yang bersangkutan tidak memiliki E-KTP, dan itu menjadi tanggung jawab KPU agar mendatanya supaya bisa melakukan perekaman.

Sebanyak 1.702 jiwa pilih yang dihapus dalam pleno rekapitulasi DPTHP-II oleh KPU kabupaten/kota karena terindikasi tidak memenuhi syarat (TMS).

Pada pleno DPTHP-I jumlah DPT Maluku Utara sebagai berikut: Halbar: 74.243, Halsel: 157.501, Halteng: 34.697, Haltim: 58.478, Halut: 135.459, Kep. Sula: 64.414, Ternate: 124.749, Tikep: 71.564, Morotai: 47.191, Taliabu: 37.389, TOTAL: 805.685 jiwa pilih.

Untuk pleno DPTHP – II sebagai berikut : Halbar: 74.194, Halsel: 157.241, Halteng: 34.730, Haltim: 57.970, Halut: 135.609, Kep. Sula: 63.738, Ternate: 124.668, Tikep: 71.383, Morotai: 47.010, Taliabu: 37.440, TOTAL: 803.983 jiwa pilih.

Dihadapan awak media Syahrani Somadayo, mengharapkan kepada semua masyarakat yang belum terdaftar agar mengecek namanya dalam DPT dan apabilah belum terdaftar segera melapor ke KPPS setempat karena waktu KPU sampai pada tanggal 15 Desember 2018. Setelah itu tidak lagi diadakan pendataan pemilih. (iel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *