oleh

Punya Perda KTR, Halbar Dapat Penghargaan Dari Kemenkes

-Daerah-2.155 views

JAILOLO – Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) merupakan salah satu Kabupaten di Maluku Utara (Malut) yang menerima penghargaan Pastika Parama dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Dari 514 Kabupaten/Kota di Indonesia, namun di Maluku Utara (Malut), hanya Halbar yang mendapatkan penghargaan Pastika Prama dari Kemenkes. Penghargaan Pastika Prama yang diterima oleh Pemkab Halbar dari Kemenkes itu, karena Halbar merupakan kabupaten yang telah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Perhargaan Pastika Prama yang diterima langsung oleh Bupati Danny Missy dari Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek di Auditorium Siwabessy, lantai II Gedung Prof. Sujudi Kemenkes, pada Kamis (11/7) kemarin itu, dalam rangka memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS), sehingga Halbar yang telah membuat Perda tentang KTR diberikan penghargaan Pastika Prima.

“Kita patut bersyukur, karena 10 Kabupaten/kota yang ada di Malut, hanya Halbar yang terima penghargaan dari Kemenkes,”ungkap Bupati Danny Missy kepada wartawan, Kamis (11/7).

Orang nomor satu di Pemkab Halbar ini menyatakan, penghargaan yang diperoleh dari Kemenkes, bagian bentuk apresiasi terhadap komitmen dan dukungan Pemkab terhadap penanggulangan bahaya rokok dan tindaklanjut instruksi presiden  nomor : 1 tahun 2017, tentang gerakan masyarakat hidup sehat.

“Penghargaan ini bagian awal, untuk kita terus mengawal Perda yang sudah kita tetapkan,”katanya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Rosfince Kalingit menjelaskan, pembentukan Perda tentang KTR merupakan gagasan Pemkab di tahun 2016, kemudian diusulkan ke DPRD untuk disahkan. Perda nmor : 3 tahun 2016, tentang KTR yang telah ditetapkan sejak tahun 2016 itu, kini sudah ditindaklanjuti, sehingga ada beberapa kawasan yang tidak diperbolehkan untuk merokok.

“Perda KTR sudah diterapkan sejak tahun 2016,”jelasnya.

Kawasan yang saat ini masuk KTR, kata Rosfince, Desa  Buo di Kecamatan Loloda, Desa Guaeria Kecamatan Jailolo, dalam kantor Bupati, Sekolah, Puskesmas dan RSUD. Dinkes bakal terus berupaya melakukan yang terbaik demi kepentingan kesehatan masyarakat, olehnya itu, KTR yang telah ditetapkan tidak boleh dilanggar dan kiranya semua komponen harus sadar dan menerima aturan yang telah ditetapkan.

“Mari kita sama sama mengawasi apa yang telah ditetapkan dan saya berharap semua komponen masyarakat dapat membantu dan mensuport apa yang telah dilakukan oleh pak Bupati,”ungkap Mantan Kepala BKKBD Halbar.

(HB)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *