oleh

Bawaslu Halteng Temukan Pelanggaran KPPS di Patani

-Politik-850 views

Serahkan ke 80 Warga Dua Surat Suara Untuk di Coblos

Munawar Wahid, Koordiv Hukum Bawaslu Halteng

WEDA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Halmahera Tengah  menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh Kelompok Penyelenggara Pemugutan Suara (KPPS). Dimana KPPS sendiri menyerahkan dua kertas Surat Suara (SS) kepada 80 warga wajib pilih untuk mencoblos DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten Dapil II. Ini terjadi di Desa Blifitu kecamatan Patani Timur kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) di TPS II, Rabu (17/4/19) tadi.

Koordinator Divisi Hukum Bawaslu Halteng Munawar Wahid, saat di konfirmasi via ponsel mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari Panwaslu kecamatan melalui PTPS bahwa penyelenggara KPPS menyerahkan dua kertas Surat Suara (SS) kepada warga wajib pilih untuk di coblos.

Adapun dua SS yang di serahkan kepada 80 warga adalah DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten Dapil II untuk di coblos.

“Sebenarnya KPPS menyerahkan 5 kertas Surat suara. Untuk temuan yang terjadi di TPS II Desa Brifitu kami sudah tindak lanjuti bilamana memenuhi unsur secepatnya kami proses,” tegas Munawar.

Pasca temuan Bawaslu itu kata Dia, pelaksanaan pemilu tetap di lanjutkan dengan mengintruksikan KPPS menyerahkan 5 kertas SS kepada pemilih yang belum melakukan pencoblosan di TPS tersebut.  Pihak Bawaslu Halteng juga sudah melakukan teguran kepada KPPS untuk tidak melakukan pelanggaran kembali.

“ Yang pasti, dari 80 pemilih yang mencoblos dua kertas Surat Suara itu, tidak teridentifikasi keberadaannya,” tutup Munawar yang juga mantan wartawan.

Baca Juga:  Tahapan Coklit, Bawaslu Halsel Gelar Rakor Dengan Panwascam

(ilx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *