oleh

Jokowi Terbitkan Perpres, Atasi Defisit BPJS Kesehatan

-Kesehatan-218 views
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Fahmi Idris (kiri)

 

Jakarta, FocusMalut.com | Peraturan Presiden atau Perpres yang ditandatangani Presiden Joko Widodo untuk mengatasi defisit yang dialami Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan akan segera diberlakukan.

Menurut Juru Bicara Presiden, Johan Budi Sapto Pribowo, Perpres telah rampung dan saat ini sedang melalui proses pengundangan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM).

“Perpres sudah ditandatangani dan sedang diundangkan,” ujar Johan Budi di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 18 September 2018.

Namun, mantan Juru Bicara KPK ini mengaku belum mengetahui rinci soal poin-poin dari Keppres yang menjadi dasar hukum untuk menyelesaikan masalah defisit BPJS Kesehatan.

“Saya lagi tanya ke Setneg, Seskab hari ini untuk jawabannya,” ujar Johan.

Sebagai informasi, BPJS Kesehatan pada tahun ini diproyeksi mengalami defisit hingga Rp11,2 triliun, meningkat dari jumlah defisit tahun lalu yang mencapai Rp9,75 triliun.

Sejumlah langkah penyelesaian masalah yang akan dilakukan adalah pengucuran dana dari pemerintah pusat dengan jumlah Rp4,9 triliun. Selain itu, desakan kepada pemerintah-pemerintah daerah untuk melunasi tunggakan iuran mereka, juga pemanfaatan cukai rokok untuk turut menutupi defisit.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *