oleh

Kades Papaloang “Kabur” Saat Tim Audit Minta APBDes

-Daerah-1.123 views
Tim Auditor Inspektorat, Saat Road Show Di Desa Papaloang | Foto : IL/Fokus Malut.

LABUHA – Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan, melalui Tim Auditor yang di motori langsung oleh Malik dan Wirda, Rabu (21/8/2019) Road Show ke Desa Papaloang Kecamatan Bacan Selatan, guna mengaudit Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2018.

Kepada media ini, Kamis (22/8/2019), Wirda mengatakan proses pengauditan hanya berlaku pada penggunaan anggaran desa tahun 2018, “proses audit ini kami turun langsung ke lapangan lalu mengecek seluruh pekerjaan fisiknya. Disana fisik yang kami temui hanya pembangunaan dapur PAUD dan Pengadaan lampu tenaga surya sebanyak 20 buah,” jelasnya.

Selanjutnya, Wirda juga membeberkan bahwa upah tukang pembangunan dapur PAUD sebesar Rp 26.000.000,- (dua puluh enam juta rupiah) ternyata pengakuan tukang yang diberikan hanya Rp 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah), “itu juga masih ada tunggakan dua juta karena pembicaraan awal kades dan tukang upah yang diterima sebesar dua belas juta rupiah,” beber Wirda.

Atas sikap inilah, lanjut Wirda menyesalkan sikap tidak terpuji dari Kades Papaloang Safri Abdullah, lantaran kades “kabur” saat Tim Auditor meminta APBDes guna pencocokan data.

Menurutnya, Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) menjadi salah satu panduan pemeriksaan dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD), “sehingga tim audit hanya memeriksa dua item kegiatan dan pendapatan tetap Kaur dan Seksi serta tunjangan,” tegas Wirda kepada awak media.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Slamet, Ak mengatakan Tim yang kita bentuk merupakan dari inspektorat sendiri, tim juga sudah melakukan audit dilapangan dan sementara ini dalam tahapan Pos Audit.

Ditanyai terkait sikap Kades yang “Kabur” saat audit sedang berlangsung di Desa Papaloang, Slamet Ak, merasa jengkel dengan perbuatan kades yang sengaja tidak menghadirkan APBDes.

“Jangan sok bandel jika terbukti ada temuan dan memenuhi unsur pidana maka akan dilimpakan kasus tersebut ke penegak hukum agar ditindak lanjuti,” sebut kepala Inspektorat. [IL Fcs]

Komentar