oleh

Kades Wayatim dan Bendahara Gelapkan Anggaran Desa Ratusan Juta

-Daerah-1.712 views
Masa Aksi Menggelar Unjuk Rasa Dihadapan Kantor Bupati Halmahera Selatan. Foto : IL focusmalut

HALSEL – Dana desa digunakan untuk membangun infastruktur Desa demi kesejahteraan masyarakat. Namun tidak demikian yang dilakukan oleh kepala Desa Wayatim kecamatan Bacan Timur Tengah kabupaten (kab) Halmahera selatan (Halsel) beserta Bendaharanya.

Pasalnya Kepala Desa Wayatim, Sainudin Hi. Adam bersama Bendahara Nasrun Sadik, diduga telah menggelapkan anggaran dana desa (ADD) dan dana desa (DD)  tahun 2017-2018. Senilai Rp. 266.593.000,00 (Dua ratus enam puluh enam juta lima ratus sembilan puluh tiga juta rupiah).

Hal itu terungkap saat ratusan masyarakaat Desa Wayatim yang tergabung dalam Gerakan Amanat Penderitaan Wayatim, BPD Wayatim, Mahasiswa dan Pelajar desa Wayatim serta Karang taruna desa Wayatim menggelar unjuk rasa besar-besaran di Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakaat Desa (BPMD), Polres Halmahera Selatan, kantor Inspektorat, Kejaksaan dan kantor Bupati Halmahera Selatan. Pada Senin (25/2/19) tadi.

Kordinator aksi, Yusran S. Sangaji menyampaikan, unjuk rasa yang dilakukan ini, karena Kepala Desa Sainudin Hi. Adam dan Bendahara Desa Wayatim Nasrun Sadik, terbukti telah menyelewengkan anggaran desa senilai Rp 266. 593.000,00.

“Kami minta pak Bupati agar segera pecat kepala Desa Wayatim serta bendahara,” teriak Yusran S. Sangaji saat menggelar aksi didepan kantor Bupati Halmahera Selatan.

Menurut Masa aksi, keduanya terbukti telah merugikan negara dengan modus belanja fiktif serta duplikasi anggaran bahkan memalsukan laporan pertanggungjawaban (LPJ) anggaran dana desa dan dana desa (ADD-DD) tahun 2017-2018.

“Kami telah mengantongi bukti lengkap berupa RKP, kami akan usut sampai Kades dan Bendaharanya ditangkap dan dipenjarakan” tegas Korlap.

(ieL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *