oleh

Kadis Nakertrans Tinggalkan Hutang di Hotel D’Hoek Rp 113 Juta

-Daerah-1.851 views

Ancam Lapor Polisi Jika Tidak Segera Dilunasi

Kantor Bupati Halmahera Barat

JAILOLO – Pihak managemen Hotel D’Hoek Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) mengaku telah ditipu oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Halbar Justinus Rahelwarin.

Pasalnya, Justinus saat menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Halbar tahun 2017 lalu, melaksanakan kegiatan parajabat Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2017 lalu, BKD menggunakan fasilitas Hotel D’Hoek untuk kegiatan tersebut dengan anggaran sebesar Rp 191 juta (191.112.000), namun setelah kegiatan, pihak BKD hanya membayar Rp 77.500 ribu, sementara sisanya Rp. 113 juta, hingga saat ini tidak pernah dilunasi.

“BKD saat itu dipimpin oleh Justinus Rahelwarin dan bendaharanya Efendi S Himbar, tapi kami sudah konfirmasi ke Kaban BKD yang baru Zubair T. Latif, katanya uang untuk bayar kegiatan Prajabatan sudah cair, saat masih kegiatan 2017 lalu, maka pertanyaannya uang tersebut dikemanakan, sehingga ada penunggakan di Hotel kami,” ungkap Management D’Hoke Alwina Wari kepada wartawan, Minggu (31/4/19).

Alwina mengaku, pihaknya sudah berulang kali melakukan penagihan bahkan, sampai sudah mediasi bersama Sekda, tapi rupanya tidak ada itekad baik dari mantan Kaban BKD Justinus Rahelwarin yang saat ini telah menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan SDM.

“Kami sudah tidak mau lagi toleransi, makanya kami berikan waktu hingga Senin pekan depan, jika tidak dilunasi, maka kami laporkan ke Polisi sebagai unsur penipuan,” tegasnya.

Alwina menambahkan, hutang yang melekat dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halbar bukan saja dilakukan mantan Kaban BKD, bahkan di Bagian Umum dan Perlengkapan Setda Halbar juga masih ada Rp 85 juta sejak tahun 2016, olehnya itu, pihak Managemen berharap ada itikad baik dari Pemkab untuk bisa melunasi hutang yang ada.

“Kami ingin bekerja sama yang baik, tanpa harus merugikan orang lain, jadi saya berharap pihak pihak yang punya hutang segera dilunasi, sebelum kami tempuh jalur hukum,” pungkasnya. (HB)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *