oleh

Kejari Telusuri Anggaran Aset Rp. 4,6 Miliar

-Hukrim-343 views
Christian Carel Ratuanik, SH

BACAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Selatan (Halsel), rupanya menanggapi serius dugaan korupsi anggaran pembebasan lahan dan bagusan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel.

Dugaan korupsi anggaran pembasan lahan sebesar Rp 4,6 miliar seperti yang tercantum dalam hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara Nomor : 15.A/LHP/XIX.TER/5/2017, Tanggal : 22 Mei 2017, lalu itu, Kejari menyebut merupakan kasus besar yang harus ditelusuri.

“Ini kasus besar, karena diduga ada mafia antara pemilik lahan dan Pemkab,” ungkap Kajari Halsel Christian Carel Ratuanik, SH ketika di hubungi wartawan focusmalut.

Christian menjelaskan, modus operandi yang dilakukan antara pembeli dan pemilik lahan adalah sama sama ingin cari untung, olehnya itu, penyidik akan melakukan penyelidikan sejauh mana transaksi jual beli tanah yang diduga merugikan negara hingga Rp 4,6 miliar.

“LHP BPK sudah jelas, ada temuan Rp 4,6 miliar aset yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, sehingga harus ditelusuri,” tegasnya.

(Bmz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *