Keterangan Prabowo itu, menurut Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi, membuat kader-kader PKS semakin resah. Mereka pun mengancam bakal mematikan mesin PKS Jakarta pada Pilpres 2019. Suhaimi menyebut kekecewaan kader terkait perebutan kursi wagub antara Gerindra dan PKS itu mulai tampak di permukaan.
“Jadi mesinnya partai itu kan kader. Kalau kadernya kecewa, dia akan mengekspresikannya berbeda. Kekecewaan itu sudah terasa di bawah. Sudah ada komentar misalnya, ‘Udah, pemilihan presiden silakan Gerindra urusin sendiri.’ Itu kan bentuk kekecewaan. Kalau kader kecewa, otomatis mesin partai mati,” ungkap Suhaimi, Selasa, 30 Oktober.
